Hadapi MEA, Indonesia Surplus Tenaga Kerja Tidak Terampil
Senin, 21 Desember 2015 | 21:29 WIB
Purwakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, dalam hitungan beberapa hari kedepan, Indonesia akan menghadapi free movement of labour dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) bagi tenaga kerja terampil (skilled labour). Namun demikian, saat ini Indonesia dihadapkan pada kenyataan bahwa pasar kerja nasional masih mengalami surplus tenaga kerja, terutama tenaga kerja tidak terampil (low skilled labour).
"Secara kasat mata, kita pun tahu bahwa saat ini pergerakan low skilled labour telah terjadi tidak hanya di kawasan Asean tapi juga negara Asia lainnya," kata Hanif di Purwakarta, Senin (21/12).
Terkait dengan perpindahan tenaga kerja, lanjut Hanif, tidak bisa dipungkiri tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja sebagai tenaga kerja di luar negeri masih tinggi. Pengiriman TKI merupakan salah satu solusi mengatasi banyaknya pengangguran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




