Kementerian BUMN Rombak BUMN Strategis
Minggu, 26 Februari 2012 | 17:36 WIB
Pergantian direksi dilakukan karena saat ini susunan direksi BUMN strategis tidak mencerminkan The Dream Team
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan merombak susunan direksi pada BUMN Industri Strategis. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membangkitkan perusahaan-perusahaan BUMN strategis.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menuturkan, pergantian direksi dilakukan karena saat ini susunan direksi BUMN strategis tidak mencerminkan The Dream Team.
Sebelumnya, menurut Dahlan. pergantian direksi telah direalisasikan pada PT PAL Indonesia (Persero) yang seluruh pejabat perusahaan dok dan perkapalan bermarkas di Surabaya ini dirombak.
“Perombakan dimaksudkan agar diperoleh orang-orang yang mampu membawa perbaikan kinerja perusahaan,” ujar Dahlan di Jakarta, akhir pekan lalu.
Dahlan menuturkan, Direktur Utama Harsusanto Soenarwan yang sebelumnya memimpin PAL saat ini telah digantikan oleh Muhammad Firmansyah Arifin yang sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Dok Perkapalan Surabaya (DPS). Penunjukkan Firmansyah, menurut dia, dipilih karena yang bersangkutan memiliki pengalaman yang cukup bagus dalam membenahi DPS.
"DPS sendiri sebenarnya memiliki tugas mengasuh PT IKI (Industri Kapal Indonesia) yang saat ini sudah mulai menunjukkan perbaikan kinerja usaha, terutama setelah ditangani manajemen DPS," puji dia.
BUMN Industri Strategis menurut Dahlan, harus kembali bangkit dengan melakukan program restrukturisasi dan revitalisasi. Selain PT PAL, menurut Dahlan, perombakan juga akan segera dilakukan di tubuh PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Perombakan juga akan dilakukan pada PT Pindad (Persero) perusahaan yang bergerak pada industri pembuatan senjata dan produk untuk keperluan militer.
"Dirut PTDI masih dipertahankan. Namun direksi lainnya harus diganti. Menurut saya di PT DI juga tidak tercipta The Dream Team. Ini yang harus kita carikan susunan yang solid. Kita akan melakukan pergantian susunan pejabat di Pindad dalam satu hingga dua pekan mendatang," ungkap dia.
Selain itu, saat ini Dahlan juga meminta BUMN Industri Strategis agar fokus memproduksi pesanan Kementerian Pertahanan yang jumlahnya cukup banyak. Menurut dia, dalam kondisi seperti sekarang ini perusahaan-perusahaan itu seharusnya lebih mengutamakan kapal perang, kapal angkutan militer atau produk lain pesanan-pesanan Kementerian Pertahanan daripada memproduksi kapal komersial.
"BUMN Industri strategis seperti PT PAL, PT Dirgantara Indonesia, PT Dahana, PT Pindad, termasuk PT Industri Kapal Indonesia kita arahkan agar fokus memenuhi permintaan Kementerian Pertahanan. Kapal perang pesanan TNI/Polri cukup banyak, jadi sebaiknya produksi kapal niaga dihentikan sementara agar dapat memenuhi order tersebut," ujarnya.
Dahlan menuturkan, pemerintah saat ini mengalokasikan dana APBN yang cukup besar untuk membiayai pengadaan alustista nasional.Untuk itu, menurut dia saat ini merupakan momentum bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi terkait alutsista untuk bangkit kembali.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan merombak susunan direksi pada BUMN Industri Strategis. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membangkitkan perusahaan-perusahaan BUMN strategis.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menuturkan, pergantian direksi dilakukan karena saat ini susunan direksi BUMN strategis tidak mencerminkan The Dream Team.
Sebelumnya, menurut Dahlan. pergantian direksi telah direalisasikan pada PT PAL Indonesia (Persero) yang seluruh pejabat perusahaan dok dan perkapalan bermarkas di Surabaya ini dirombak.
“Perombakan dimaksudkan agar diperoleh orang-orang yang mampu membawa perbaikan kinerja perusahaan,” ujar Dahlan di Jakarta, akhir pekan lalu.
Dahlan menuturkan, Direktur Utama Harsusanto Soenarwan yang sebelumnya memimpin PAL saat ini telah digantikan oleh Muhammad Firmansyah Arifin yang sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Dok Perkapalan Surabaya (DPS). Penunjukkan Firmansyah, menurut dia, dipilih karena yang bersangkutan memiliki pengalaman yang cukup bagus dalam membenahi DPS.
"DPS sendiri sebenarnya memiliki tugas mengasuh PT IKI (Industri Kapal Indonesia) yang saat ini sudah mulai menunjukkan perbaikan kinerja usaha, terutama setelah ditangani manajemen DPS," puji dia.
BUMN Industri Strategis menurut Dahlan, harus kembali bangkit dengan melakukan program restrukturisasi dan revitalisasi. Selain PT PAL, menurut Dahlan, perombakan juga akan segera dilakukan di tubuh PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Perombakan juga akan dilakukan pada PT Pindad (Persero) perusahaan yang bergerak pada industri pembuatan senjata dan produk untuk keperluan militer.
"Dirut PTDI masih dipertahankan. Namun direksi lainnya harus diganti. Menurut saya di PT DI juga tidak tercipta The Dream Team. Ini yang harus kita carikan susunan yang solid. Kita akan melakukan pergantian susunan pejabat di Pindad dalam satu hingga dua pekan mendatang," ungkap dia.
Selain itu, saat ini Dahlan juga meminta BUMN Industri Strategis agar fokus memproduksi pesanan Kementerian Pertahanan yang jumlahnya cukup banyak. Menurut dia, dalam kondisi seperti sekarang ini perusahaan-perusahaan itu seharusnya lebih mengutamakan kapal perang, kapal angkutan militer atau produk lain pesanan-pesanan Kementerian Pertahanan daripada memproduksi kapal komersial.
"BUMN Industri strategis seperti PT PAL, PT Dirgantara Indonesia, PT Dahana, PT Pindad, termasuk PT Industri Kapal Indonesia kita arahkan agar fokus memenuhi permintaan Kementerian Pertahanan. Kapal perang pesanan TNI/Polri cukup banyak, jadi sebaiknya produksi kapal niaga dihentikan sementara agar dapat memenuhi order tersebut," ujarnya.
Dahlan menuturkan, pemerintah saat ini mengalokasikan dana APBN yang cukup besar untuk membiayai pengadaan alustista nasional.Untuk itu, menurut dia saat ini merupakan momentum bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi terkait alutsista untuk bangkit kembali.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




