ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

OJK Minta BPJS, Asabri, Dapen, dan Taspen Melirik DIRE

Senin, 29 Februari 2016 | 15:22 WIB
FN
B
Penulis: Farid Nurfaizi | Editor: B1
Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan OJK, Dumoly Freddy Pardede (lima dari kiri), Presiden Direktur PT Bowsprit Asset Management, Angi Lim (tiga dari kanan), Pemimpin Redaksi Majalah Investor (moderator) Primus Dorimulu (lima dari kanan) dan pembicara (ki-ka), Direktur Eksekutif Perkumpulan ADPI Bambang Sri Muljadi, Direktur Pengelolaan Investasi OJK Sujanto, Mantan Ketua Umum Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Gatut Subadio, Kepala Departemen 1A OJK Yusman, Plt. Pengawasan Dana Pensiun dan BPS Ketenagakerjaan OJK Asep Suwondo, Kepala Departemen Pajak, Keuangan dan Investasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Simon Imanto dan Direktur Executive Indonesia Properti Watch Ali Tranghanda berfoto bersama disela acara diskusi panel DIRE (Dana Investasi Real Estate) di Hotel Aryaduta Jakarta, Senin (29/2/2016).
Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan OJK, Dumoly Freddy Pardede (lima dari kiri), Presiden Direktur PT Bowsprit Asset Management, Angi Lim (tiga dari kanan), Pemimpin Redaksi Majalah Investor (moderator) Primus Dorimulu (lima dari kanan) dan pembicara (ki-ka), Direktur Eksekutif Perkumpulan ADPI Bambang Sri Muljadi, Direktur Pengelolaan Investasi OJK Sujanto, Mantan Ketua Umum Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Gatut Subadio, Kepala Departemen 1A OJK Yusman, Plt. Pengawasan Dana Pensiun dan BPS Ketenagakerjaan OJK Asep Suwondo, Kepala Departemen Pajak, Keuangan dan Investasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Simon Imanto dan Direktur Executive Indonesia Properti Watch Ali Tranghanda berfoto bersama disela acara diskusi panel DIRE (Dana Investasi Real Estate) di Hotel Aryaduta Jakarta, Senin (29/2/2016). (Beritasatu Photo/Uthan A Rachim/Uthan A Rachim)

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau pihak swasta untuk menempatkan portofolio investasinya di Kontrak Investasi Kolektif – Dana Investasi Real Estate (KIK-DIRE) tahun ini. Pihak swasta yang dimaksud adalah manajer investasi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPSJ), Dana Pensiun, Asabri, dan Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen)

Deputi Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Dumoly F. Pardede mengatakan, industri investasi Tanah Air cukup tertinggal dibanding negara lain dalam memfasilitasi KIK-DIRE. Padahal, minat investor domestik dan asing cukup tinggi terhadap portofolio tersebut.

"Sekarang waktunya kita berhenti bicara soal teknikal. Kita harus mulai melakukan sesuatu. Saya tahu investor yang membeli DIRE di Singapura itu banyak berasal dari Indonesia. Bahkan, aset underlying juga dari Indonesia," kata dia saat pembukaan seminar yang diselenggarakan PT Bowsprit Asset Management dan Majalah Investor di Aryaduta Hotel Tugu Tani Jakarta, Senin (29/2).

Dumoly mengajak, manajer investasi serta sejumlah institusi seperti Dapen, BPSJ, perusahaan asuransi, dan para investor individual mempertimbagkan DIRE sebagai alternatif investasi. Pihaknya terus berupaya berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonommian, Kementerian Keuangan, dan Dirjen Pajak supaya KIK-DIRE mampu diterima oleh pasar.

ADVERTISEMENT

"OJK mengharapkan ada sekurang-kurangnya satu DIRE yang terbit pada tahun ini. Kita harus tunjukkan ke regional, Indonesia juga mampu menciptakan DIRE," jelas dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

EKONOMI
Investor Domestik Bertambah 6,4 Juta, Pasar Modal Kian Tahan Guncangan

Investor Domestik Bertambah 6,4 Juta, Pasar Modal Kian Tahan Guncangan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon