14 Mal di Jatim Ramaikan ICSF
Senin, 29 Agustus 2016 | 21:11 WIB
Surabaya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur (Jatim), Sutandi Purnomosidi, mengatakan sebanyak 14 mal di Jatim akan meramaikan gelaran Indonesia Culinary and Shopping Festival (ICSF) pada September 2016 mendatang.
"Setiap mal akan menampilkan beragam produk dan tema yang berbeda, misalnya jajanan tradisional, makanan soto dan sate, rawon, dan sebagainya," kata Sutandi, usai pelantikan pengurus DPD APPBI Jawa Timur di Grandcity Surabaya, Senin (29/8).
14 Mal di Jatim yang akan menggelar ICSF tersebut diantaranyam Lippo Mal Sidoarjo, East Coast, Ciputra World Surabaya, Maspion Square, Galaxy Mall, Pasar Atom, Hitech Mall, Spazio, ITC, WTC, Pakuwon Supermall, Food Junction, Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza.
Khusus di Surabaya, lanjut dia, kegiatan itu akan dibuka di Food Junction dengan mengambil tema Indonesia Soto & Sate Festival.
"Tema yang kita angkat memang kental dengan nuansa tradisional dengan tujuan menarik simpati dan respon postif dari masyarakat. Ini juga diharapkan bisa menarik wisatawan mancanegara (wisman)," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APPBI, A Stefanus Ridwan, mengatakan, kegiatan ICSF yang digelar APPBI Jatim itu merupakan bagian dari kegiatan yang digelar secara serentak di 12 provinsi di Indonesia dan berlangsung mulai 27 September 2016 mendatang.
"Event ini digelar guna mendukung program atau target pemerintah untuk menggaet 20 juta wisman ke Tanah Air," kata dia.
Menurut Stefanus, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sampai saat ini masih kalah jika dibanding Singapura atau Australia. "Kita ingin pusat belanja bisa menjadi salah satu magnet wisman untuk datang ke Indonesia," tandasnya.
Stefanus mengatakan, sejatinya mal di Indonesia mampu bersaing dengan negara lain. Kekalahan Indonesia dalam menggaet wisman dengan negara lain lebih karena kurang promosi. Padahal, kata dia, negara lain sangat gencar berpromosi melalui berbagai kegiatan.
Stefanus meyakini, dengan promosi yang gencar, Indonesia bisa menggaet lebih banyak wisman. Apalagi, lanjutnya, potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak. Begitu pula berbagai produk yang ditawarkan juga tak kalah menarik, seperti batik, batu permata, barang kerajinan, kuliner dan sebagainya.
"Kita berharap event ICSF yang baru pertama kali digelar ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan. Tema yang kita angkat juga kuliner dan shopping, karena di Indonesia itu memiliki menu khas yang banyak dan beraneka ragam rasa. Indonesia merupakan surganya menu atau kuliner terbaik," kata Stefanus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




