ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tak Hanya Pertamina, Swasta Juga Harus Bersedia Pasok BBM ke Pelosok

Selasa, 13 September 2016 | 14:19 WIB
EH
B
Penulis: Euis Rita Hartati | Editor: B1
Pesawat Trigana Air yang tergelincir di Bandara Wamena, Selasa pagi, 13 September 2016.
Pesawat Trigana Air yang tergelincir di Bandara Wamena, Selasa pagi, 13 September 2016. (istimewa)

Jakarta - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria mengatakan, selama ini hanya Pertamina yang bersedia memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat terpencil di pelosok, walaupun dengan biaya angkut yang besar.

"Bagaimana dengan swasta? Kok tidak ada yang berminat bisnis BBM di wilayah remote control seperti itu. Swasta yang didukung petinggi infonya hanya mau dikondisikan berbisnis BBM di tempat yang basah saja di Jawa dan kota-kota besar lainnya," kata Sofyano di Jakarta, Selasa (13/9).

Ia mengatakan, selama ini BUMN milik pemerintah itu nyaris luput dari perhatian publik dan juga pemerintah bahwa mereka telah bekerja keras untuk melayani penyaluran BBM ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau karena tidak ada sarana transportasi.

"Swasta pelaku bisnis BBM sudah pasti tidak mungkin tertarik berbisnis di wilayah itu. Mereka dengan segala dayanya hanya akan mengincar bisnis BBM di daerah basah saja yang sudah pasti untung," tukasnya.

ADVERTISEMENT

Untuk itu, kata dia, rakyat harus menyadari ini dan mesti memberi dukungan kepada BUMN milik pemerintah ini. "Pemerintah pun jika terpaksa memberi izin kepada swasta untuk berbisnis BBM di wilayah basah di kota besar, maka harus mensyaratkan agar mereka (swasta-red) juga berbisnis BBM di wilayah terpencil di Indonesia Timur. Jika pemerintah menyetujui swasta hanya berbisnis BBM di wilayah basah saja maka publik pasti menilai bahwa ada oknum pemerintah yang dapat sesuatu dari swasta dari persetujuan itu. Dan rakyat pantas untuk mempermasalahkannya," pungkasnya.

Sebelumnya, pesawat Cargo Trigana Air Service PK-YSY dengan Pilot Captain Jatmiko, Co Pilot Joshua dan FOO (teknisi) Iwan, Selasa (13/9) WIT mengalami insiden tergelincir akibat gagal landing di Bandara Wamena

Pesawat naas tersebut dikabrkan bermuatan sekitar 14.913 ton berupa BBM, beras dan gula, sementara kecepatan angin diperkirakan 20 knot.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

EKONOMI
DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

EKONOMI
Warga AS Tercekik Harga BBM, Kongres Desak Larangan Ekspor Minyak!

Warga AS Tercekik Harga BBM, Kongres Desak Larangan Ekspor Minyak!

INTERNASIONAL
Butuh Kolaborasi Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

Butuh Kolaborasi Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

EKONOMI
Krisis Timur Tengah Masih Berlangsung, Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Tak Terelakkan

Krisis Timur Tengah Masih Berlangsung, Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Tak Terelakkan

EKONOMI
Pertamina vs Swasta: Siapa Paling Murah? Cek Harga BBM April 2026

Pertamina vs Swasta: Siapa Paling Murah? Cek Harga BBM April 2026

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon