ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Melalui Indigo, Telkom Dorong Pendanaan ke Startup

Rabu, 23 November 2016 | 19:16 WIB
LO
B
Penulis: Lona Olavia | Editor: B1
Telkom Indonesia.
Telkom Indonesia. (Wikimedia)

Jakarta- Sebagai bagian dari dukungan ke startup, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) membuka peluang sinergi bagi produk startup untuk dimanfaatkan ke dalam ekosistem bisnis yang lebih luas. Melalui Indigo, perusahaan dengan kode emiten TLKM ini siap memfasilitasi startup ke calon investor setelah melalui tahap inkubasi.

Setelah itu, berlanjut ke Indigo Demo Day yang dikemas dalam model pitching dan exhibition sehingga para startup dapat mengembangkan jaringan secara lebih luas melalui interaksi dengan para pengunjung.

"Kita komitmen untuk lebih serius, kita merasa inovasi tidak bisa dibatasi dalam perusahaan saja," ungkap Direktur Digital dan Strategic Portofolio Telkom Indra Utoyo dalam acara Indigo Demo Day Tahap II, di Jakarta, Rabu (23/11).

Telkom, sambungnya juga akan memperkenalkan startup Indigo berkualitas kepada investor guna memberikan kesempatan mendapatkan investasi lebih besar bagi startup. Startup yang bergabung dengan Indigo juga dapat peluang sinergi dengan Telkom untuk dimanfaatkan ke dalam ekosistem bisnis yang lebih luas. Oleh karena itu, kesempatan ini menjadi wadah strategis bagi para founder dan kru untuk mengembangkan bisnis startupnya lebih luas lagi.

ADVERTISEMENT

"Telkom dengan 160 juta pelanggan memiliki basis pasar yang besar, apalagi didukung dengan platform, payment, big data, dan pemasaran. Ini yang membuat Indigo berbeda dengan venture capital lainnya," katanya.

Lebih lanjut, Indra menambahkan, startup yang bisa sukses di pasar adalah startup yang customer oriented sekaligus bisa menjawab permasalahan yang ada. Selain itu, startup juga harus dipimpin oleh sosok yang punya kepemimpinan yang tangguh.

"Founder quality. Ide banyak, ada dimana-mana, tapi yang paling penting mendapatkan founder yang tangguh dan tidak mudah menyerah, jangan manja," ujarnya seraya menambahkan bahwa 60% penilaian mengacu pada sosok pemimpin tertinggi di perusahaan rintisan berbasis teknologi tersebut.

Saat ini Indigo tengah menangani 13 startup dari semula 20. Jumlah itu turun karena ada startup yang gugur karena dinilai kurang dari segi keunikan dan dampak ke sosialnya. "Jumlah itu terdiri dari startup di bidang FinTech, agro, big data, IoT, dan eCommerce agregator," imbuhnya.

Seperti diketahui, Telkom melalui MDI Ventures telah menjalin kerjasama tak hanya di Asia Tenggara, tapi juga di Sillicon Valley, California. Terbukanya pintu ke Sillicon Valley tak lepas dari kerja sama Telkom dengan akselerator asal Amerika Serikat Plug n Play.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon