ESDM Targetkan PLTP Baturaden Beroperasi di 2024
Selasa, 18 April 2017 | 21:30 WIB
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) Baturaden ditargetkan beroperasi pada paling lambat pada 2024. Pembangkit berkapasitas 220 megawatt (MW) itu termasuk di dalam proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW Tahap kedua.
Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak, mengatakan, pembangkit ini masih dalam tahap eksplorasi. Tahapan pembangunan saat ini sedang dilakukan pekerjaan infrastruktur yaitu pembuatan akses jalan sepanjang 2.700 meter ke lokasi pemboran (Wellpad F), area utilitas dan konstruksi Wellpad F.
"Ditargetkan dapat beroperasi tahun 2023 dan 2024," kata Yunus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/4).
Yunus menuturkan, pembangkit berlokasi di Banyumas, Jawa Tengah ini diusahakan oleh PT Sejahtera Alam Energy (SAE). Investasi yang telah dikeluarkan oleh SAE untuk mengembangkan wilayah kerja panasbumi (WKP) Baturaden sampai dengan akhir 2016 mencapai US$ 13,2 juta. Selain itu, SAE juga telah melakukan program pemberdayaan masyarakat seperti perekrutan tenaga kerja lokal untuk pengembangan proyek PLTP Baturaden.
"SAE juga telah dilakukan pelebaran dan perbaikan jalan dan jembatan untuk mendukung proyek tersebut serta suplai air bersih untuk kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Yunus mengatakan, proyek ini sempat terhenti selama tiga bulan akibat pengelolaan disposal yang memengaruhi Sungai Prukut. Namun kini pengelolaan sumber mata air di sekitar lokasi proyek sudah dilakukan oleh SAE. Ini dikarenakan sumber mata air tersebut bermuara ke Sungai Prukut yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Cilongok untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pertanian, perikanan dan industri tahu. Dia menegaskan PLTP Baturaden merupakan proyek strategis yang harus dikawal dalam rangka memenuhi kebutuhan energi nasional.
"Mengingat proyek PLTP Baturaden berada di pegunungan dan dikelilingi oleh tebing yang curam, kegiatan yang dilakukan harus mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan (K3LL)," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




