Aset Bank DKI Tumbuh 21,86%
Jumat, 28 April 2017 | 21:04 WIB
Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta (Bank DKI) mencatatkan aset per Maret 2017 mencapai Rp 45,92 triliun, tumbuh 21,86% dibandingkan priode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 37,68 triliun. Sedangkan laba bersih Bank DKI per Maret 2017 tercatat sebesar Rp 161 miliar.
Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi mengungkapkan, pertumbuhan aset didorong oleh peningkatan dana pihak ketiga (DPK) yang mengalami pertumbuhan sebesar 20,37%, dari Rp 27,69 triliun per Maret 2016 menjadi Rp 33,33 triliun per Maret 2017.
"Peningkatan DPK tersebut salah satunya didorong oleh pelaksanaan program loyalty nasabah yakni Hadiah Kejutan (Hajatan) yang telah dimulai sejak triwulan IV 2016," kata Kresno dalam siaran pers yang diterima Investor Daily, Jumat (28/4).
Kresno menjelaskan, portofolio tabungan tumbuh sebesar 6,62% dari periode Maret 2016 yang tercatat sebesar Rp 5,95 triliun menjadi Rp 6,34 triliun pada Maret 2017. Bank DKI juga terus menggencarkan pemasaran produk tabungan, utamanya melalui loyalty program yakni Hajatan yang undiannya akan dilaksanakan pada Mei 2017 mendatang.
Selain program Hajatan, upaya peningkatan DPK juga dilakukan dengan membangun sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta serta BUMD DKI. Hal ini membawa hasil pada meningkatnya giro sebesar 35,11% dari Rp 8,13 triliun per Maret 2016 menjadi Rp 10,98 triliun per Maret 2017.
Terkait dengan kredit dan pembiayaan, kredit per Maret 2017 tercatat Rp 24,27 triliun relatif tidak mengalami pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya karena Bank DKI memilih untuk selektif dalam menyalurkan kredit, penataan proses bisnis dan peningkatan mitigasi risiko.
Selain itu, Bank DKI juga tengah fokus dalam melakukan upaya perbaikan di bidang perkreditan yang terlihat dari penurunan rasio NPL Gross dari 8,26% per Maret 2016 membaik menjadi 5,37% per Maret 2017. NPL Nett juga mengalami perbaikan dari 3,99% per Maret 2016 menjadi 2,86% per Maret 2017.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




