ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Adira Finance Terbitkan PUB Rp3 Triliun

Kamis, 26 April 2012 | 14:26 WIB
IH
B
Presiden Direktur ADIRA Finance Stanley Setia Atmadja (tengah) di dampingi Chief Risk Officer ADIRA Finance Hoi Liong Min (kiri), Direktur Marketing 4 whellers ADIRA Finance Hafid Hadeli (dua kiri), Direktur Marketing 2 Whellers ADIRA Finance Marwoto (dua kanan) dan dan Chief Finance Officer I Made S (kanan) saat Launching situs ADIRA Faces Of Indonesia di Hotel Nikko, Jakarta (29/7). Adira mengumumkan target pembiayaan mencapai 78 persen pada bulan September
Presiden Direktur ADIRA Finance Stanley Setia Atmadja (tengah) di dampingi Chief Risk Officer ADIRA Finance Hoi Liong Min (kiri), Direktur Marketing 4 whellers ADIRA Finance Hafid Hadeli (dua kiri), Direktur Marketing 2 Whellers ADIRA Finance Marwoto (dua kanan) dan dan Chief Finance Officer I Made S (kanan) saat Launching situs ADIRA Faces Of Indonesia di Hotel Nikko, Jakarta (29/7). Adira mengumumkan target pembiayaan mencapai 78 persen pada bulan September (Antara)
Penerbitan obligasi berkelanjutan III dari nilai total emisi obligasi senilai Rp6 triliun tersebut akan dikeluarkan pada kuartal III atau IV tahun ini

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan III sekitar Rp3 triliun.

Menurut Direktur Utama ADMF, Stanley Setia Atmadja, penerbitan obligasi berkelanjutan III dari nilai total emisi obligasi senilai Rp6 triliun tersebut akan dikeluarkan pada kuartal III atau IV tahun ini.

"Rencana kami kuartal III atau IV tahun ini," katanya saat ditemui di acara Indonesia Enterprise Risk Management Award 2011 di Jakarta, hari ini.

Stanley mengatakan, penerbitan obligasi berkelanjutan III tetap akan menerbitkan dengan tiga seri dan tenor yang bervariasi. Sementara untuk bunga diperkirakan 6 persen-8 persen.

"Kupon obligasi sejauh cukup kompetitif, market juga masih bagus," ujarnya.

Menurut Stanley, dana tersebut akan digunakan perseroan untuk sumber pendanaan bagi pembiayaan maupun untuk pembayaran utang jatuh tempo.

"Ada dua sumber pendanaan. Cash flow, dan obligasi," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

5 Fakta Vonis Korupsi Kredit Rp 1,3 Triliun PT Sritex

5 Fakta Vonis Korupsi Kredit Rp 1,3 Triliun PT Sritex

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon