ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sulsel Miliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Pertama di Asia Tenggara

Kamis, 5 April 2018 | 20:56 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo-I, di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.
Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo-I, di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel. (Beritasatu Tv)

Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meminta pihak kontraktor menyelesaikan tepat waktu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo-I, di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Saat ini progress pembangunan PLTB Tolo-I di Kampung Lengke-Lengkese sudah mencapai 65 persen.

Menurut Syahrul, Provinsi Sulawesi Selatan adalah yang pertama memiliki PLTB di Asia Tenggara. Proyek Tolo-I ini adalah PLTB kedua setelah PLTB pertama yang dibangun di Kabupaten Sidrap, Sulsel.

"Apa yang menjadi harapan pak Presiden Joko Widodo PLTB ini bisa hadir sebagai bentuk kepedulian beliau tentang energi yang terbarukan, dan kita di Sulsel yang pertama yang menerapkan di Asia Tenggara. Dan alhamdulillah ternyata bisa, seperti di Sidrap yang saat ini sementara di uji coba oleh pihak PLN," kata Syahrul di lokasi proyek pembangunan PLTB Tolo-I, Rabu (4/4).

ADVERTISEMENT

Rencananya, sebanyak 20 turbin angin atau Wind Turbin Generator (WTG) akan dipasang dengan masing-masing kapasitas 3,6 Megawatt (MW), dengan total kapasitas pembangkit mencapai 72 MW.

Proses pengangkutan material dari Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar ke lokasi site harus melalui medan yang cukup sulit dikarenakan panjangnya truk khusus pengangkut kincir PLTB.

Panjang kincir adalah 64 meter dengan lebar 5 meter, sedangkan tinggi tiangnya 135 meter.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon