Kupon Obligasi SMAR 8,25-9,5 Persen
Senin, 4 Juni 2012 | 13:17 WIB
Untuk tahap awal perseroan menerbitkan obligasi tahap I dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp1 triliun dengan dua seri pilihan
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) menawarkan kupon obligasi 8,25-9,5 persen untuk obligasi berkelanjutan senilai total Rp3 triliun.
Untuk tahap awal perseroan menerbitkan obligasi tahap I dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp1 triliun dengan dua seri pilihan.
"Untuk Seri A berjangka waktu 5 tahun dengan kupon 8,25-9,25 persen, dan Seri B dengan jangka waktu 7 tahun dengan kupon 8,5-9,5 persen," kata Director Head of Investment Banking PT Indopremiere, Rayendra L, Tobing, dalam public expose di Jakarta, hari ini.
Dana yang diperoleh dari hasil obligasi ini rencananya setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 60 persen akan digunakan untuk belanja modal dan 40 persen untuk modal kerja.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Bahan securities, PT Indo Premier Securities, PT OSK Nusadana Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas.
Masa penawaran awal (book building) dari 4-18 Juni 2012.
"Kami interest jika ada investor dari luar negeri tetapi kami juga ingin partisipasi lebih banyak dari investor lokal," kata Rayendra.
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) menawarkan kupon obligasi 8,25-9,5 persen untuk obligasi berkelanjutan senilai total Rp3 triliun.
Untuk tahap awal perseroan menerbitkan obligasi tahap I dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp1 triliun dengan dua seri pilihan.
"Untuk Seri A berjangka waktu 5 tahun dengan kupon 8,25-9,25 persen, dan Seri B dengan jangka waktu 7 tahun dengan kupon 8,5-9,5 persen," kata Director Head of Investment Banking PT Indopremiere, Rayendra L, Tobing, dalam public expose di Jakarta, hari ini.
Dana yang diperoleh dari hasil obligasi ini rencananya setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 60 persen akan digunakan untuk belanja modal dan 40 persen untuk modal kerja.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Bahan securities, PT Indo Premier Securities, PT OSK Nusadana Securities Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas.
Masa penawaran awal (book building) dari 4-18 Juni 2012.
"Kami interest jika ada investor dari luar negeri tetapi kami juga ingin partisipasi lebih banyak dari investor lokal," kata Rayendra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




