KPK Sebut Prabowo Salah Persepsi Soal Kebocoran Rp 2.000 T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Sebut Prabowo Salah Persepsi Soal Kebocoran Rp 2.000 T

Senin, 8 April 2019 | 14:08 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang menilai capres nomor urut 02 Prabowo Subianto telah salah persepsi dalam mengutip pernyataannya dirinya dan pimpinan KPK lainnya, Basaria Panjaitan, mengenai kebocoran anggaran Rp 2.000 triliun.

Saat berorasi di Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno Minggu (7/4/2019), Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya selalu diejek oleh para elite karena mengatakan kebocoran anggaran negara mencapai Rp 1.000 triliun. Namun, lanjut Prabowo, KPK menyebut kebocoran anggaran mencapai Rp 2.000 triliun.

Baca juga: Prabowo Kritik Habis Kebocoran SDA, Tarif Listrik, dan Perekonomian RI

Saut mengakui, statement mengenai anggaran tersebut bersumber darinya. Saut menjelaskan, maksud pernyataannya bukanlah kebocoran dalam pengeluaran anggaran, melainkan potensi pendapatan negara yang bisa dicapai.

"Itu sebenarnya arti yang mungkin salah persepsi. saya pikir itu ya," kata Saut di Gedung KPK, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Dikatakan Saut, pendapatan negara saat ini sekitar Rp 2.400 triliun berdasarkan APBN. Namun, kata Saut berdasarkan diskusi yang dilakukan KPK bersama pihak terkait lainnya, Indonesia seharusnya mampu meraih pendapatan sekitar Rp 4.000 triliun.

"Kami berdiskusi di banyak tempat kita tuh bisa ngejar Rp 4.000 triliun. Jadi kekurangannya sekitar Rp 2.000 triliun. Jadi itu bukan kebocoran, tetapi potensi. Jadi berpikiran bukan saya, kita juga dalam diskusi banyak tempat itu bukan soal kebocoran, yang disampaikan oleh ibu itu (Basaria) adalah kita tuh sebenarnya punya potensi banyak lagi," paparnya.

Menurut Saut, dengan dana Rp 4.000 triliun dalam APBN, banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah, salah satunya menutup defisit BPJS atau meningkatkan dana desa yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Untuk itu, KPK bersama pihak terkait terus berupaya meningkatkan pendapatan negara, termasuk dengan Ditjen Bea Cukai, Ditjen Pajak, sektor pertambangan, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Bahkan, kata Saut, dalam sebuah diskusi mantan Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat sebelum masa jabatannya berakhir menyebut Pemprov DKI mampu menambah pendapatan daerah hingga Rp 7 triliun setelah didampingi KPK.

"Kita ambil dari situ, belajar. Jadi kita mau kejar Rp 4.000 triliun APBN kita, kalau bisa Rp 4.000 triliun. Anda bayangkan tuh berapa lagi MRT yang harus kita bangun. Jadi bukan kehilangannya itu yang disebutkan. Jadi salah mempersepsikan apa yang disampaikan oleh Ibu Basaria," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

18 Kawasan Industri Luar Jawa Berpotensi Serap Investasi Rp 250 Triliun

Pemerintah akan tuntaskan 18 kawasan industri luar pulau Jawa.

EKONOMI | 8 April 2019

Kempupera Rampungkan Penataan Kebun Raya Baturaden

Kempupera rampungkan pembangunan Kebun Raya Baturaden.

EKONOMI | 8 April 2019

Saham Pengembang Resor di Bali Diminati Para Investor

Capri Nusa berencana membangun 30 vila dengan investasi sekitar Rp 150 miliar pada tahap awal.Separuh dana IPO dimanfaatkan untuk pembangunan tahap awal.

EKONOMI | 8 April 2019

Sesi I, IHSG Terkoreksi 75,5 Poin ke 6.398,5

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,2 persen (75,55 poin) ke kisaran 6.398,4.

EKONOMI | 8 April 2019

Siang ini, Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.155

Rupiah berada di level Rp 14.155 per dolar AS atau terdepresiasi 22,5 poin (0,16 persen).

EKONOMI | 8 April 2019

Posisi Cadev Maret Meningkat US$ 1,2 Miliar

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2019 meningkat menjadi US$ 124,5 miliar.

EKONOMI | 8 April 2019

Pembebasan Lahan Hampir Rampung, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Beroperasi Mei

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda akan beroperasi Mei 2019.

EKONOMI | 8 April 2019

JK Resmikan Rusunawa Mahasiswa UMM di Malang

Jusuf Kalla meresmikan rumah susun mahasiswa di Malang.

EKONOMI | 8 April 2019

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Rupiah berada di level Rp 14.154 per dolar AS atau terdepresiasi 21,5 poin (0,15 persen).

EKONOMI | 8 April 2019

IHSG Dibuka Melemah Tipis, Bursa Asia Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,1 persen (8,83 poin) ke kisaran 6.465.

EKONOMI | 8 April 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS