Laba Bersih London Sumatera Anjlok Jadi Rp638,99 Miliar
Rabu, 15 Agustus 2012 | 12:07 WIB
Besarnya beban penjualan, telah menggerus laba operasional perseroan menjadi Rp744,44 miliar dari periode sebelumnya Rp1,056 triliun
PT London Sumatra Indonesia Tbk (ISIN) membukukan laba bersih selama semester satu mencapai Rp638,99 miliar atau turun dari periode sebelumnya tahun lalu sebesar Rp886,39 miliar.
Seperti dikutip dari laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan, beban penjualan dan distribusi perseroan selama semester satu naik signifikan dari Rp12,28 miliar semester satu lalu menjadi Rp24,81 miliar periode ini.
Besarnya beban penjualan, telah menggerus laba operasional perseroan menjadi Rp744,44 miliar dari periode sebelumnya Rp1,056 triliun.
Sebagai informasi, saat ini, total aset perseroan mencapai Rp6,893 triliun atau naik tipis dari periode sebelumnya Rp6,791 triliun. Sedangkan total ekuitas menjadi Rp5,796 triliun.
PT London Sumatra Indonesia Tbk (ISIN) membukukan laba bersih selama semester satu mencapai Rp638,99 miliar atau turun dari periode sebelumnya tahun lalu sebesar Rp886,39 miliar.
Seperti dikutip dari laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan, beban penjualan dan distribusi perseroan selama semester satu naik signifikan dari Rp12,28 miliar semester satu lalu menjadi Rp24,81 miliar periode ini.
Besarnya beban penjualan, telah menggerus laba operasional perseroan menjadi Rp744,44 miliar dari periode sebelumnya Rp1,056 triliun.
Sebagai informasi, saat ini, total aset perseroan mencapai Rp6,893 triliun atau naik tipis dari periode sebelumnya Rp6,791 triliun. Sedangkan total ekuitas menjadi Rp5,796 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




