ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Terdampak Pandemi, Unilever Pangkas Capex, Laba Menyusut

Selasa, 3 November 2020 | 14:36 WIB
LO
FB
Penulis: Lona Olavia | Editor: FMB
Direktur Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk Arif Hudaya.
Direktur Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk Arif Hudaya. (Beritasatu.com/Lona Olavia)

Jakarta, Beritasatu.com - Menyikapi pandemi, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pangkas besaran alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun ini, menjadi hanya 1% dari total penjualan dari biasanya di angka 2%-2,5% sebelum pandemi.

"Investasi capex biasanya kami spend 2%-2,5% dari penjualan. Tapi, dalam kondisi ini batas 1% yang kami tetapkan. Ini diberikan kepada produk yang sangat berkembang pesat dalam kondisi krisis ini," kata Direktur Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk Arif Hudaya dalam paparan publik secara virtual, Selasa (3/11).

Adapun pada kuartal III 2020, perseroan mencatat peningkatan positif pada penjualan ritel domestik (tanpa UFS/Unilever Food Solution) sebesar 1,7%. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan produk kesehatan dan kebersihan, seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan selama pandemi. Lalu, pertumbuhan penjualan bersih perseroan sebesar Rp 32,4 triliun atau tumbuh tipis 0,3%. Pertumbuhan penjualan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan domestik sebesar 0,8%. Namun, dari segi laba bersih, Unilever Indonesia hanya catatkan perolehan Rp 5,4 triliun atau turun 1,27% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 5,51 triliun.

Perolehan tersebut diperoleh melalui inovasi produk baru untuk mendorong penjualan dan juga pengetatan biaya operasional. Termasuk kenaikan harga jual 2% yang diberlakukan sejak awal tahun ini. Adapun, pada tahun ini Unilever mengeluarkan 63 produk barunya yang didorong atas kebutuhan masyarakat terkait kebersihan dan kesehatan selama masa pandemi.

ADVERTISEMENT

"Perseroan optimis untuk terus bisa membangun bisnis yang konsisten, kompetitif, menguntungkan, serta bertanggung jawab. Sepanjang tahun 2020, perseroan berfokus pada tiga hal yaitu memastikan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan karyawan, memastikan keberlangsungan bisnis dan pemenuhan kebutuhan produk untuk konsumen, serta membantu masyarakat luas dalam berbagai upaya mengatasi pandemi Covid-19," kata Arif.

Dalam hal memastikan keberlangsungan bisnis, perseroan jelasnya fokus pada produk-produk inti yang relevan untuk menjawab kebutuhan konsumen saat ini dan meluncurkan serangkaian inovasi termasuk di antaranya Lifebuoy Hand Sanitizer, Wipol Wipes, Wipol Disinfectant Spray, Rinso Laundry Disinfektan, Vixal Bleach Disinfektan, Molto Fabric Spray, Sahaja Hygienic Spray, Bango Bumbu Kuliner Nusantara, Jawara Cabai Tabur, Sariwangi Teh Mawar, Walls Strawberry Cheesecake dan Walls Unicornetto Mini Pack. Selain itu, perseroan juga meluncurkan produk yang disesuaikan dengan daya beli saat ini, seperti misalnya varian Lifebuoy Sabun Mandi Cair kemasan Rp 5.000.

Arif menambahkan bahwa selain menghadirkan inovasi produk, perusahaan fast moving consumer goods ini juga terus melakukan ekspansi dengan memperkuat daya saing di seluruh jalur penjualan salah satunya adalah digital. Hal ini sejalan dengan pergeseran pilihan pembelian lewat jalur online, tahun ini saja setidaknya sekitar 60% dari konsumen di Indonesia telah mencoba metode belanja digital yang baru. "Dari e-commerce, kontribusinya 2%-3% dari penjualan total. Tapi, ini segmen yang berkembang cepat, pertumbuhan selalu dua kali dan membuat segmen ini jadi prioritas kami ke depannya," ungkapnya.

Digitalisasi juga dilakukan perseroan untuk membantu para mitra UMKM perseroan, yaitu para pemilik warung. Perseroan meluncurkan Sahabat Warung, aplikasi berbasis Android yang membantu para pedagang warung untuk mendapatkan produk Unilever secara online tanpa harus keluar rumah. "Selain memperkuat ketersediaan produk pada berbagai jalur e-commerce, di sepanjang tahun 2020 Unilever Indonesia meluncurkan berbagai inovasi digital yang sangat bermanfaat bagi konsumen dan pelanggan kami, dua di antaranya adalah Unilever Home Delivery dan Sahabat Warung," kata Arif. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon