Gernas “Bangga Buatan Indonesia” Tambah 3,7 Juta UMKM Go Online
Senin, 11 Januari 2021 | 12:31 WIB
Bali, Beritasatu.com – Gerakan Nasional "Bangga Buatan Indonesia" yang diluncurkan 14 Mei 2020 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil meningkatkan jumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terhubung dengan platform digital. Hingga akhir 2020, gerakan ini berhasil menambah 3,7 juta UMKM yang masuk dalam ekosistem digital.
Sebelum ada gerakan ini, UMKM yang sudah terhubung platform digital sebanyak 8 juta unit UMKM. Sehingga dengan adanya tambahan 3,7 juta UMKM, menjadikan total pelaku UMKM yang sudah onboarding atau terhubung platform online sekitar 11,7 juta unit UMKM.
"Pada tahun 2020, Gernas Bangga Buatan Indonesia telah berhasil meraih pencapaian total UMKM onboarding sebanyak 3,7 juta unit, atau melampaui target awal sebanyak 85% (target awal 2 juta unit UMKM). Tentunya ini hanyalah permulaan, kami akan terus mendukung Gernas Bangga Buatan Indonesia hingga mencapai total 30 juta UMKM onboarding di tahun 2023," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan dalam peluncuran Gernas Bangga Buatan Indonesia 2021 di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, yang juga disiarkan secara virtual, Senin (11/1/2021).
Luhut mengatakan di tahun 2021 ini Gernas Bangga Buatan Indonesia akan melebarkan sayap kolaborasi dengan melibatkan peran aktif pemerintah daerah, media massa dan sektor swasta. Salah satu fokus utama kampanye adalah membangkitkan perekonomian lokal, dimulai Provinsi Bali untuk Januari ini.
Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang ditunjuk sebagai koordinator kampanye (campaign manager) Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk bulan Januari 2021 menyampaikan, Indonesia memiliki 270 juta warga Negara yang merupakan potensi besar untuk membeli produk-produk dalam negeri. "Kami bersama segenap stakeholder transportasi mendukung penuh Gernas Bangga Buatan Indonesia ini dalam rangka meningkatkan dan memperkuat industri UMKM di dalam negeri. Melalui gerakan ini kita mendorong national branding produk lokal yang telah dikurasi untuk menjadi UMKM Top Brand, sehingga bisa semakin maju dan tidak kalah kualitasnya dengan produk luar," kata Budi Karya Sumadi.
Menhub menjelaskan, dukungan yang diberikan sektor transportasi untuk Gernas Bangga Buatan Indonesia ini di antaranya, memberikan fasilitas area komersial dan display produk UMKM dalam negeri di simpul-simpul transportasi publik seperti di Terminal, Stasiun, Bandara, Pelabuhan. Selain itu, pemasangan logo Bangga Buatan Indonesia pada sarana transportasi publik seperti bus, kereta api, kapal, dan pesawat.
Kebijakan lainnya yang dilakukan yaitu mengalokasikan area komersil di simpul-simpul transportasi bagi para pelaku usaha UMKM dalam negeri. Selain itu, melakukan peningkatan belanja barang berupa produk UMKM baik di lingkungan Kemhub maupun di lingkungan penyelenggara layanan transportasi. "Kami ditunjuk pak Luhut untuk menjadi campaign manager Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk bulan ini. Rekan-rekan operator di sektor transportasi sangat antusias untuk mendukung gerakan ini," ujar Menhub.
Kemhub bersama BUMN di sektor transportasi menggelar kampanye di empat lokasi yaitu di Bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo yang serentak diselenggarakan hari ini, dan nanti pada 17 Januari di Stasiun Gambir Jakarta. Di Gambir akan dipamerkan produk-produk dalam negeri di sektor transportasi seperti sepeda dan motor listrik.
Saat ini, fasilitas area komersil dan display bagi UMKM dalam negeri sudah tersedia di sejumlah simpul transportasi , di antaranya di Bandara-Bandara di Jakarta, Bali (dengan display Peken Tenten), Yogyakarta (Pasar Kota Gede) , Semarang, Solo, Surabaya (Pasar Suramadu), Lombok, Manado, Kupang (Pasar Katemak), Banjarmasin (Pasar Terapung), Balikpapan, Makassar, dan Jayapura. Untuk Stasiun KA tersedia display area UMKM di Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Sementara untuk di Pelabuhan ada di Pelabuhan Merak.
Ditambahkan Menhub, Gernas Bangga Buatan Indonesia yang akan dikampanyekan sepanjang tahun 2021, bertujuan untuk memperkuat industri dalam negeri dengan cara memperbaiki ekosistem berusaha bagi pelaku industri kreatif, menciptakan peluang bagi industri dalam negeri dan memunculkan potensi-potensi ragam kreasi khas Indonesia yang lebih kaya.
Gerakan ini merupakan bagian dari program percepatan transformasi digital dan industri kreatif nasional dalam upaya merebut pasar global. Melalui gerakan ini, diharapkan dapat membantu menekan defisit transaksi berjalan dan mengembangkan industri kreatif maju pesat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




