ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPJT Targetkan Konstruksi 17 Ruas Jalan Tol Rampung Tahun Ini

Rabu, 3 Februari 2021 | 15:30 WIB
M
FH
Penulis: Muawwan | Editor: FER
Ilustrasi jalan tol.
Ilustrasi jalan tol. (Dok Kempupera)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menargetkan penyelesaian konstruksi 17 ruas jalan tol sepanjang 410 kilometer (km) pada tahun 2021.

Adapun ruas jalan tol tersebut, terdiri dari jalan tol Jabodetabek sepanjang 101,6 km, Jalan non-trans sepanjang 115,8 km, dan jalan tol Trans Sumatera sepanjang 192,4 km. Rampungnya konstruksi tersebut bakal menambah ruas yang beroperasi.

"BPJT terus melaksanakan pengembangan jalan tol di tahun 2021 melalui dukungan percepatan penyelesaian konstruksi hingga pelaksanaan lelang jalan tol," kata Kepala BPJT, Danang Parikesit dalam keterangan resminya, Rabu (3/2/2021).

Menurut Danang, dalam hal mendukung pengembangan konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah di Indonesia, ketersediaan ruas-ruas baru akan menghasilkan nilai investasi yang cukup besar, penciptaan lapangan kerja, dan efisiensi biaya logistik di setiap daerah yang semakin lebih baik.

ADVERTISEMENT

"Sehingga pada tahun 2021, BPJT bakal terus berupaya meningkatkan pelayanan infrastruktur jalan tol guna mendukung konektivitas logistik dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," tandas Danang Parikesit.

Adapun 17 ruas yang bakal dikebut konstruksinya adalah dari sisi jalan tol Jabodetabek ada ruas jalan tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 (Cibitung-Telaga Asih) sepanjang 2,6 km dan Seksi 2-4 (Telaga Asih - Cilincing) sepanjang 32,1 km, Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2 (Jatikarya - Cibitung) sepanjang 23 km.

Kemudian, tol Serpong-Cinere Seksi 1 (Serpong IC-Pamulang IC) sepanjang 6,5 km, tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran Seksi Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (JORR II) sepanjang 14,2 km, tol Bekasi-Cawang-Kp Melayu Seksi 1A (Koneksi Toll to Toll Wiyoto Wiyono) sepanjang 3,5 km dan Seksi 2A (Jaka Sampurna-Jl Hasibuan) sepanjang 4,9 km.

Lalu, 6 ruas tol DKI Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang sepanjang 9,3 km, serta tol Serpong-Balaraja Seksi 1A (Bagian dari Seksi 1 BSD-Legok) sepanjang 5,5 km.

Sementara dari sisi jalan non-trans, ruas-ruas yang bakal dikebut yaitu Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi 1 (Cileunyi-Ranca Kalong) (Phase III) sepanjang 10,6 km dan Seksi 2 Phase I + II (Ranca Kalong-Ciherang) sepanjang 17,1 km serta Seksi 3 (Sumedang-Cimalaka) sepanjang 4,1 km.

Kemudian jalan tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 (Cigombong-Cibadak) sepanjang 38 km, jalan tol Serang-Panimbang Seksi 1 (Serang-Rangkasbitung) sepanjang 26,5 km, jalan tol Balikpapan-Samarinda Seksi 1 (KM 13-Samboja) sepanjang 22 km dan Seksi 5 (KM 13-Sepinggan) sepanjang 11,1 km, dan jalan tol Manado-Bitung Seksi 2B (Danowudu-Bitung) sepanjang 12,7 km.

Selanjutnya, dari sisi jalan tol Trans Sumatera, ruas-ruas yang konstruksinya ditargetkan rampung pada 2021 adalah jalan tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2 (Seulimeum - Jantho) sepanjang 6,3 km, Seksi 3 (Jantho-Indrapuri) sepanjang 16 Km, dan Seksi 5 – 6 (Blang Bintang-Baitussalam) sepanjang 12,5 km.

Lalu, tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Seksi Kuala Tanjung-Pematang Siantar) sepanjang 96,5 km, jalan tol Padang-Pekanbaru (Seksi Pekanbaru-Bangkinang) sepanjang 40 km, jalan tol Medan-Binjai Seksi 1A (Jl Veteran-Tanjung Mulia) sepanjang 3,5 km, dan terakhir jalan tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu (Seksi Bengkulu-Taba Penanjung) sepanjang 17,6 km.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon