PaDi UMKM Perluas Akses Pemasaran Produk-Produk UMKM
Minggu, 28 Maret 2021 | 17:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Untuk memperluas akses pemasaran produk-produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pemerintah sejak tahun lalu sudah menghadirkan Pasar Digital (PaDi) UMKM. Ini merupakan platform karya anak bangsa yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan dikembangkan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).
Tribe Leader SMB Digitalization and Digitization Telkom, Henri Setiawan, menyampaikan, PaDi UMKM merupakan platform digital yang dihadirkan untuk dapat memonitor kontribusi BUMN terhadap UMKM di seluruh Indonesia, gathering info seller UMKM, enabler e-Commerce dengan mengintegrasikan marketplace, B2B store, hingga menerima data hasil e-procurement BUMN.
Pasar Digital UMKM ini memiliki daftar UMKM terpercaya dan terverifikasi dari seluruh Indonesia, dan saat ini akan terus mengundang UMKM terpercaya lain untuk bergabung di PaDi UMKM.
"Melalui PaDi UMKM, kita membangun platform bagi UMKM yang istilahnya tinggal pakai, gratis, sehingga para UMKM yang ingin berjualan online tidak perlu pusing lagi. Kalau misalnya jualan di Tokopedia, Shopee, Lazada atau yang lain, mereka biasanya akan kesulitan untuk langsung mendapatkan order. Saingannya banyak dan juga ada produk impor. Makanya kita bangun PaDi UMKM ini agar BUMN punya platform untuk menyerap produk-produk UMKM," kata Henri Setiawan dalam webinar UMKM Camp, Minggu (28/3/2021).
Henri menyampaikan, pembentukan ekosistem PaDi UMKM ini dilatarbelakangi upaya peningkatan kontribusi BUMN pada UMKM yang dapat dimonitor secara langsung oleh Kementerian BUMN.
Pada 2019 lalu, tercatat realisasi tip 30 BUMN pada UMKM sebesar Rp 32,5 triliun atau 4,13% dari total capex dan opex-nya. Reaksi belanja pada UMKM tersebut menurutnya perlu lebih dioptimalkan dan dimonitor secara lebih terstruktur. Selain itu, diperlukan pemerataan belanja BUMN kepada para UMKM baik secara geografis maupun dari sisi pengampu, sehingga memberi kesempatan yang lebih luas kepada UMKM.
"Peningkatan kontribusi dan pemeratan belanja BUMN kepada UMKM perlu didukung dengan proses yang transparan dan menciptakan efisiensi. Untuk itu, disusun inisiatif penciptaan ekosistem pasar digital UMKM atau PaDi UMKM," ungkap Henri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




