ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KSP Pastikan Tol Becakayu Tersambung ke Tambun pada 2024

Kamis, 20 Mei 2021 | 19:40 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Pesepeda melakukan lompatan saat melakukan uji coba lokasi pembangunan trek sepeda di kolong Tol Becakayu, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2020).
Pesepeda melakukan lompatan saat melakukan uji coba lokasi pembangunan trek sepeda di kolong Tol Becakayu, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.)

Jakarta, Beritasatu.com - Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan pembangunan Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) dilanjutkan hingga ke wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi. Ruas tol ini akan beroperasi pada 2024 setelah mendapat komitmen dari PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku badan usaha jalan tol.

Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta mengatakan, untuk mencapai target tersebut, pemerintah tengah membahas percepatan rekomendasi dari Kementerian ATR/BPN serta revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi agar penetapan lokasi dan dokumen perencanaan lainnya dapat segera diterbitkan.

Febry menyampaikan, ruas tol Seksi 2B ini akan melengkapi keberadaan Jalan Tol Becakayu Seksi 1 sampai 2A Ujung dari Jakarta Timur hingga Kota Bekasi. Seksi 2B Marga Jaya−Tambun ini memiliki panjang 6,9 km.

"Target groundbreaking akan berlangsung pada September 2021. Seluruh pemangku kepentingan telah bersepakat untuk memajukan jadwal penyelesaian Seksi 2B dari semula Maret 2025 menjadi Oktober 2024," kata Febry Calvin Tetelepta saat menggelar Rapat Koordinasi Jalan Tol Becakayu di Gedung Bina Graha di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/5/2021).

ADVERTISEMENT

Tersambungnya Tol Becakayu hingga ke Tambun, kata Febry, akan menambah kapasitas jaringan jalan dan meningkatkan konektivitas ke kawasan industri. "Apalagi Tol Becakayu Seksi 2B akan tersambung dengan Tol Jakarta−Cikampek," ujar Febry Calvin Tetelepta.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknik dan Operasional PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) Aryo Gunanto menambahkan, PT KKDM selaku badan usaha jalan tol berkomitmen memenuhi target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR Budi Harimawan Semihardjo menyampaikan, tantangan berikutnya adalah ketersediaan anggaran pengadaan tanah.

Terkait itu, Direktur Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Qoswara meminta Kementerian PUPR untuk menyusun daftar prioritas agar alokasi anggaran dapat dipersiapkan dengan tepat sasaran.

Jalan Tol Becakayu (Bekasi–Cawang–Kampung Melayu) merupakan ruas jalan tol yang dicanangkan sejak tahun 1997. Tol dengan panjang 23,67 km ini diperlukan untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta–Cikampek yang sering mengalami penumpukan volume kendaraan khususnya di Gerbang Tol Halim.

Hasil analisis kinerja lalu lintas jam puncak pada hari kerja menunjukkan, tanpa adanya Tol Becakayu, Tol Jakarta–Cikampek segmen Cikunir–Bekasi Barat–Bekasi Timur–Tambun akan mengalami over kapasitas pada 2025. Maka kehadiran Tol Becakayu akan mengurai kapasitas hingga 10 persen sehingga lalu lintas akan lebih lancar.

Tidak hanya itu, Tol Becakayu Seksi 2B juga akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas menerus barat-timur secara umum, khususnya pada ruas jalan di sepanjang koridor Tol Becakayu Seksi 2B.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Siapkan Inpres untuk Revitalisasi Pondok Pesantren

Pemerintah Siapkan Inpres untuk Revitalisasi Pondok Pesantren

NASIONAL
Jelang Lebaran, Stok Beras Mencapai 144 Persen dari Kebutuhan

Jelang Lebaran, Stok Beras Mencapai 144 Persen dari Kebutuhan

EKONOMI
Resmi Jadi Kepala KSP, Qodari Janji Lanjutkan Pesan Letjen Putranto

Resmi Jadi Kepala KSP, Qodari Janji Lanjutkan Pesan Letjen Putranto

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon