ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Catur Sentosa Bidik Pendapatan Tumbuh 10%

Minggu, 23 Mei 2021 | 15:18 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi Mitra10 PT Catur Sentosa Adiprana.
Ilustrasi Mitra10 PT Catur Sentosa Adiprana. (Dok )

Jakarta, Beritasatu.com – Emiten distribusi bahan bangunan sekaligus pemilik Mitra10 dan Atria, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) pada 2021 menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10%.

"Segmen distribusi ditargetkan tumbuh sebesar 6%, sedangkan segmen retail ditargetkan naik sebesar 15%," kata Corporate Secretary Catur Sentosa Adiprana, Idrus Widjajakusuma dalam keterangan tertulisnya Minggu (23/5/2021).

Dia mengatakan, target tersebut didasari masih tingginya kebutuhan rumah tinggal dan renovasi. Selain itu, membaiknya penanganan Covid-19 dan program vaksinasi dipercaya akan menjadi katalis positif bagi masyarakat dan dunia usaha untuk secara bertahap memulihkan perekonomian nasional.

Catur Sentosa Adiprana saat ini memiliki 42 cabang distribusi bahan bangunan di 40 kota besar, empat cabang distribusi kimia, 39 area distribusi consumer goods (FMCG), 38 gerai Mitra10 serta 12 gerai Atria.

ADVERTISEMENT

Adapun di tahun 2021, perseroan menargetkan membuka empat superstore baru Mitra10 dan merelokasi 1 Mitra10 di Kalimalang (Bekasi). Adapun kota yang menjadi target ekspansi tahun ini adalah Banjarmasin (Kalsel), Palembang (Sulsel), Tegal dan Semarang (Jateng).

Perseroan menargetkan memiliki 50 gerai di tahun 2022-2023. Dengan demikian pada akhir tahun 2021 mendatang, Mitra10 akan memiliki 42 jaringan toko di seluruh Indonesia. Adapun delapan toko baru akan dirampungkan pada tahun-tahun selanjutnya yang sempat tertunda karena isu pandemi.

Untuk mendukung rencana tersebut, CSAP pada tahun 2021 telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 500 miliar. Sebesar 80% dialokasikan untuk membiayai ekspansi ritel modern Mitra10 dan Atria.

Sepanjang 2020 Catur Sentosa membukukan laba bersih sebesar Rp 90 miliar naik 97% dari 2019 sebesar Rp 46 miliar. Sementara total pendapatan mencapai Rp 12,7 triliun tumbuh 4,8% dibanding periode 2019. Segmen distribusi tumbuh 3,8% menjadi Rp 8,33 triliun dan segmen ritel modern tumbuh 7,2% menjadi Rp 4,52 triliun. "Gross profit perseroan juga mengalami peningkatan dari 14,9% pada periode 2019 menjadi 15,6% di periode 2020 atau tumbuh 9,4%," kata dia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon