ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Mulai Kembali ke Titik Normal

Jumat, 28 Mei 2021 | 14:44 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Penjualan mobil.
Penjualan mobil. (Antara/Aprilio Akbar)

Jakarta, Beritasatu.com – Periode insentif Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor sebesar 100% dari tarif akan berakhir pada 31 Mei 2021. Selanjutnya mulai Juni 2021, insentif PPnBM tetap diberikan, tetapi berkurang jadi 50%.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara mengungkapkan, kebijakan relaksasi PPnBM ini cukup efektif mendongkrak penjualan mobil. Angka penjualannya pun sudah mulai bergerak ke kondisi seperti sebelum pandemi.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan wholesales pada Maret 2021 sebanyak 84.915 unit. Kemudian pada April 2021 penjualan mobil sebanyak 78.908 unit. Untuk Mei 2021, Kukuh berharap penjualannya pun masih tetap tinggi.

Sebagai perbandingan, sebelum adanya kebijakan relaksasi PPnBM, penjualan mobil sangat terbatas. Penurunan penjualan mulai terjadi pada April 2020 dengan angka wholesales hanya 7.868 unit. Pdahal sebelumnya mampu terjual sekitar 80.000-an unit per bulan.

ADVERTISEMENT

Angka penjualan terendah terjadi pada Mei 2020 yang hanya 3.551 unit. Setelah itu, penjualan mobil secara perlahan sedikit naik, sampai akhirnya kembali normal setelah relaksasi PPnBM berlaku.

"Kebijakan relaksasi PPnBM ini cukup efektif mendongkrak penjualan. Pada Mei ini kita juga melihat trennya masih positif," kata Kukuh Kumara saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (28/5/2021).

Dengan berakhirnya periode relaksasi PPnBM 100% pada akhir Mei 2021, Kukuh melihat minat masyarakat untuk membeli mobil akan tetap tinggi. Apalagi di periode diskon 100%, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan kesempatan lantaran unitnya yang terbatas.

Optimisme yang sama juga disampaikan Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra. Ia meyakini minat masyarakat untuk membeli mobil baru masih tetap tinggi, meskipun relaksasi PPnBM 100% sudah berakhir.

"Daihatsu optimistis pasar mobil di bulan selanjutnya akan tetap bergairah seperti yang terjadi pada bulan Maret dan April 2021," kata Amelia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenperin Dorong Gaikindo Rancang Skema PPnBM Kendaraan Niaga

Kemenperin Dorong Gaikindo Rancang Skema PPnBM Kendaraan Niaga

OTOTEKNO
Penerimaan Pajak Naik 30 Persen, PPN dan PPnBM Jadi Pendorong

Penerimaan Pajak Naik 30 Persen, PPN dan PPnBM Jadi Pendorong

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon