Pesatnya Teknologi Digital Dibarengi Tantangan Keamanan Data
Senin, 18 April 2022 | 13:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pesatnya perkembangan teknologi informasi mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air selama pandemi Covid-19. Namun di sisi lain memunculkan tantangan lain bagi pemerintah dalam perlindungan data pribadi.
"Sebab saat ini perkembangan teknologi informasi semakin pesat, hampir seluruh aktivitas manusia tengah memasuki fase terdistrupsi oleh laju perkembangan dari teknologi digital," kata anggota DPR Dave Akbarshah Laksono dalam acara webinar Kemenkominfo di Jakarta, seperti dikutip dalam keterangannya Senin (18/4/2022).
Baca Juga: Airlangga Hartarto: Teknologi Digital Berpotensi Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Dave menyebutkan pemerintah dan DPR saat ini tengah menggodok Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP). Apalagi di masa pandemi, banyak terjadi peristiwa kebocoran data yang menimpa pemerintah maupun swasta.
Hal ini karena interaksi masyarakat di dunia digital semakin meningkat dari tahun ke tahun, bahkan di masa pandemi. Hal ini salah satunya bisa dilihat dari media sosial, di mana berdasarkan survei terbaru, waktu yang dihabiskan orang di memanfaatkan teknologi digital di sosial media secara global meningkat hampir 60% dalam 7 tahun terakhir. "Akselerasi transformasi digital ini terjadi di tengah ketidaksiapan regulator dan pengguna. Oleh karena itu, pemerintah bersama DPR sepakat menyusun peraturan perundang-undangan mengatur dunia digital lebih baik lagi," kata anggota Komisi I DPR RI ini.
Sementara Head of Investment Pacific Capital Investment, David Manurung menilai selain perlindungan data yang juga tak kalah penting adalah kualitas layanan industri telekomunikasi. Hal ini karena perkembangan digital membutuhkan layanan yang prima dari provider. "Revolusi teknologi digital telah membuka cakrawala baru yang penuh dengan kesempatan emas. Banyak potensi di Indonesia yang dapat dioptimalkan dengan revolusi teknologi digital," kata David Manurung.
Baca Juga: Ini Pentingnya Edukasi Keamanan Data Layanan Digital
Terkait booming teknologi digital, sedikitnya tiga kunci utama akan menjadi tantangan ke depan yakni kualitas, kecepatan, dan keamanan data. Ada banyak literatur dan riset independen yang memperlihatkan kondisi Indonesia masih terbilang tertinggal dalam ketiga kunci utama tersebut dibanding negara-negara lainnya. "Meski kecepatan internet mobile download di Indonesia rata-rata naik menjadi mencapai 23,12 Mbps dari sebelumnya 21,96 Mbps, namun negara-negara lain tetap unggul dan RI cenderung tertinggal," kata David.
Kondisi kecepatan internet download Indonesia yang tertinggal dari negara-negara tetangga bisa jadi dapat menghambat aliran masuk investasi asing khususnya di sektor telekomunikasi. Dalam konteks ini, industri telekomunikasi harus diperkuat dengan realitas bahwa service of quality harus terus dikedepankan. Sudah waktunya negeri ini mentransformasi mindset bahwa kualitas, kecepatan, dan keamanan data di sektor teknologi digital menjadi keniscayaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




