Kemenaker Apresiasi PGE karena Penanggulangan Covid-19
Rabu, 22 Juni 2022 | 21:23 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sebagai bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy, berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dan HIV-AIDS di lingkungan kerja.
PGE meraih penghargaan Kategori Platinum melalui Program Pencegahan dan Penanggulangan (P2) Covid-19 di tempat kerja, dan penghargaan Kategori Gold melalui Program P2 HIV-AIDS di tempat kerja.
"Pencapaian ini diraih dengan penilaian dan audit dari Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta," kata Corporate Secretary PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Muhammad Baron di Jakarta, dalam keterangannya Rabu (22/6/2022).
Baca Juga: PGE Bidik Lima Peluang Bisnis Energi Panas Bumi
Baron mengatakan penghargaan yang diberikan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dunia usaha terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
"Penghargaan ini merupakan pencapaian seluruh karyawan yang telah menjalani masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dengan kegiatan operasional yang tetap berjalan baik dan terus menerapkan upaya K3 untuk menjaga keselamatan kerja," ujar Baron dalam keterangan tertulis.
Penghargaan itu diharapkan memotivasi perusahaan untuk terus melakukan upaya K3 atau dikenal juga dengan Health, Safety, Security, and Environmental (HSSE) sehingga akan menciptakan pekerja yang selamat, sehat, dan produktif.
PGE terus berkomitmen untuk pengembangan panas bumi dan memastikan implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) menjadi bagian terintegrasi dari bisnisnya. Penerapan aspek-aspek ESG ini merupakan upaya memberikan nilai tambah serta dukungan pada pemerintah terkait pemanfaatan energi baru terbarukan, khususnya panas bumi.
Baca Juga: Kedepankan Aspek Keselamatan Kerja, Kinerja PGE Diapresiasi
Pengembangan penyediaan energi panas bumi, lanjutnya, juga merupakan komitmen PGE dalam mencapai pembangunan berkelanjutan khususnya goal ke 7 (energi bersih dan terjangkau), 12 (konstruksi dan produksi yang bertanggungjawab), 13 (penanganan perubahan iklim), dan 15 (ekosistem darat) pada SDGs (Sustainable Development Goals).
PGE saat ini mengelola 13 Wilayah Kerja (WK) panas bumi di Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi Utara, dengan total kapasitas listrik panas bumi sebesar 1.877 MW, yang terdiri dari 672 MW dioperasikan sendiri dan 1.205 MW dikelola melalui Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi PGE itu berkontribusi 82 persen dari total nasional, dengan potensi emission avoidance CO2 sebesar 9,7 juta ton CO2 per tahun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




