Minyak Mentah Menguat di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Jumat, 15 Juli 2022 | 08:32 WIB
Texas, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan Jumat pagi (15/7/2022) di Asia, setelah sempat melemah pada penutupan perdagangan di Barat. Investor fokus pada prospek kenaikan suku bunga AS akhir bulan ini yang dapat membendung inflasi tetapi pada saat yang sama menekan permintaan minyak.
Harga minyak mentah acuan internasional Brent naik 0,38% ke US$ 99,48 per barel, sedangkan harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik 0,26% ke US$ 96,03.
The Federal Reserve AS memerangi inflasi yang menembus level tertinggi dalam 40 tahun. The Fed diramal bakal menaikkan suku bunga hingga 100 basis poin pada 26-27 Juli 2022, setelah laporan inflasi menembus angka 9,1%.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Dunia Naik di Tengah Ancaman Resesi
Kenaikan suku bunga Fed diperkirakan akan mengikuti langkah serupa oleh Bank of Canada yang mengejutkan pasar pada hari Rabu.
Harga minyak mentah sempat melemah akibat sentimen the Fed siap memicu resesi. Kamis kemarin, minyak mentah menyentuh level terendah sejak sebelum Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari.
Ketidakpastian ekonomi juga mendorong investor lari ke aset aman. Investor berbondong-bondong ke dolar, yang dilihat sebagai aset safe-haven, sehingga indeks dolar mencapai level tertinggi 20 tahun pada hari Rabu. Dolar yang tinggi membuat pembelian minyak lebih mahal untuk pembeli non-AS sehingga permintaan melemah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




