ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nasdaq Naik 3 Hari Beruntun, Saham Tesla Meroket 9,8%

Jumat, 22 Juli 2022 | 05:48 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP/Spencer Platt)

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street termasuk Nasdaq Composite naik pada perdagangan Kamis (22/7/2022) karena saham Tesla melonjak didukung hasil pendapatan lebih baik dari perkiraan. Saham teknologi juga mendapat dorongan dari pelemahan dolarAS.

Nasdaq yang dihuni saham teknologi naik 1,36% menjadi 12.059,61. S&P 500 bertambah 0,99% menjadi 3.998,95. Sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 162,06 poin, atau 0,51% jadi 32.036,90.

Nasdaq sepanjang minggu ini, naik sekitar 5,3%. Sementara Dow Jones hampir 2,4% minggu ini dan S&P 500 naik 3,5%.

Baca Juga: Tertekan Seharian, S&P dan Nasdaq Ditutup di Zona Positif

ADVERTISEMENT

Investor terus beralih ke saham teknologi, yang telah memicu reli bursa AS minggu ini, karena kuatnya beberapa kinerja perusahaan membuat trader memburu saham murah.

"Apa yang Anda lihat di bursa adalah potensi pemulihan berkelanjutan, beberapa optimisme lanjutan dari angka yang tidak seburuk ditakuti," kata Manajer Portofolio Upholdings, Robert Cantwell.

Saham discretionary konsumen yang memimpin kenaikan S&P 500, menguat lebih 2% didukung saham Tesla. Produsen mobil milik Elon Musk itu melonjak 9,8% setelah melaporkan kinerja keuangan lebih kuat dari perkiraan meskipun margin kotor otomotif menyusut. Saham Tesla sepanjang 2022 masih turun hampir 23%.

Sementara dolar AS melemah setelah kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) Kamis sebesar 50 basos poin, pertama kalinya dalam 11 tahun.

Melemahnya dolar mendongkrak saham perusahaan teknologi, karena beberapa perusahaan besar mendapatkan sebagian pendapatannya dari luar AS.

Adapun indeks manufaktur Philadelphia Fed mencatat hasil -12,3, lebih buruk dari perkiraan 1,6 Dow Jones.

Baca Juga: Meski Dibayangi Resesi, Nasdaq Naik 1%, Dow Jones Menghijau

Sementara klaim pengangguran awal melanjutkan tren kenaikan menyentuh level tertinggi sejak November 2021. Klaim awal naik menjadi 251.000 untuk minggu yang berakhir 16 Juli, dari 244.000 klaim yang disesuaikan pada minggu sebelumnya. Ini adalah kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.

Di siis lain, lebih 90 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan pendapatan kuartal kedua. Hasilnya, 78% melaporkan kinerja di atas ekspektasi analis, menurut Refinitiv.

AT&T turun 7,6% setelah menurunkan panduan arus kas bebas setahun penuh. Namun, kinerja perusahaan telekomunikasi itu melebihi ekspektasi pada kuartal kedua.

American Airlines turun 7,4% setelah mengurangi rencana pertumbuhan meskipun melaporkan pendapatan sesuai ekspektasi.

Kinerja keuangan United Airlines berada di bawah ekspektasi, mendorong saham turun 10,2%.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru, Saham AI Jadi Pendorong

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru, Saham AI Jadi Pendorong

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

EKONOMI
Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon