ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Laba BCA Melonjak 24,9%, Kredit Ditarget Tumbuh Double Digit

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:32 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Ilustrasi ATM BCA.
Ilustrasi ATM BCA. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pada kuartal II 2022, BCA menyalurkan kredit yang meningkat Rp 38,2 triliun dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadi rekor pertumbuhan kredit tertinggi secara kuartalan (QoQ). Sementara itu, dana giro dan tabungan (CASA) naik 17,3% YoY, salah satunya ditopang oleh peningkatan frekuensi transaksi.

Pertumbuhan kredit terjadi di seluruh segmen, terutama ditopang oleh kredit korporasi yang naik 19,1% YoY mencapai Rp 310,2 triliun di Juni 2022. Kredit komersial dan UKM menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi kedua, naik 10,9% YoY mencapai Rp 197,5 triliun.

Sementara itu, KPR tumbuh 8,5% YoY menjadi Rp 101,6 triliun. KKB naik 4,8% YoY menjadi Rp43,2 triliun, setelah rebound dari tekanan di masa pandemi. Saldo outstanding kartu kredit juga tumbuh 10,7% YoY menjadi Rp 12,7 triliun, sehingga total portofolio kredit konsumer naik 7,6% YoY menjadi Rp160,5 triliun.

Secara keseluruhan, total kredit BCA naik 13,8% YoY menjadi Rp675,4 triliun. Sehubungan dengan penyaluran kredit untuk sektor-sektor berkelanjutan (sustainable), portofolio BCA tumbuh sebesar 21,8% YoY menjadi Rp 169,5 triliun per Juni 2022.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Semester I, Laba BCA Life Naik 74% Jadi Rp 13,20 Miliar

"Portofolio kredit keuangan berkelanjutan berkontribusi hingga 24,9% terhadap total portofolio pembiayaan BCA. Pembiayaan yang kami berikan termasuk untuk sektor energi terbarukan, di antaranya proyek pembangkit listrik tenaga surya, air, minihidro, biogas, dan biomassa. Proyek-proyek ini tersebar pada 13 wilayah di Indonesia, dengan total kapasitas listrik yang dihasilkan hampir mencapai 200 MW. Selain itu, kami juga baru saja memberikan pembiayaan sekitar Rp 472 miliar kepada perusahaan yang bergerak pada industri kertas daur ulang, guna mendukung ekonomi sirkular," tutur Jahja.

Pertumbuhan kredit BCA diikuti oleh perbaikan kualitas pinjaman, sejalan dengan portofolio kredit yang direstrukturisasi berangsur kembali ke pembayaran normal. Rasio loan at risk (LAR) turun ke 12,3% di semester I 2022, dibandingkan 19,1% di tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) terjaga sebesar 2,2%, didukung relaksasi restrukturisasi.



 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wujudkan Liburan Lebih Cerdas dan Hemat

Wujudkan Liburan Lebih Cerdas dan Hemat

MULTIMEDIA
Presdir BCA: AI di Perbankan Ibarat Pisau Bermata Dua

Presdir BCA: AI di Perbankan Ibarat Pisau Bermata Dua

EKONOMI
Profil Michael Bambang Hartono, Raja Djarum yang Tutup Usia

Profil Michael Bambang Hartono, Raja Djarum yang Tutup Usia

EKONOMI
Harta Kekayaan Michael Hartono, Orang Terkaya Ke-5 RI yang Tutup Usia

Harta Kekayaan Michael Hartono, Orang Terkaya Ke-5 RI yang Tutup Usia

EKONOMI
Jadwal Penukaran Uang Lebaran 2026 di BCA, Ini Cara Tukarnya

Jadwal Penukaran Uang Lebaran 2026 di BCA, Ini Cara Tukarnya

EKONOMI
BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk 2 Posisi, Ada Uang Saku dan Beasiswa

BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk 2 Posisi, Ada Uang Saku dan Beasiswa

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon