Moeldoko Dorong UMKM Banyumas Urus NIB agar Naik Kelas
Kamis, 1 September 2022 | 21:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk segera mengurus nomor izin berusaha (NIB) dan beralih ke ekosistem digital. Hal ini dilakukan agar UMKM di Banyumas dapat naik kelas.
"Ini penting agar UMKM Bisa segera naik kelas," kata Moeldoko di depan anggota Asosiasi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Banyumas (Aspikmas) di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (1/9/2022).
Baca Juga: Jokowi Bagikan 2.700 NIB kepada Pelaku UMKM Papua
Moeldoko mengungkapkan pengembangan UMKM untuk bisa naik kelas merupakan satu dari lima agenda besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Untuk itu, terang dia, pemerintah melalui implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7/2021 telah memberikan dukungan kepada UMKM dari berbagai aspek, mulai hulu hingga hilir. Seperti permodalan, perizinan, fasilitasi sertifikasi, hingga pemasaran dan kemitraan.
"Contohnya soal perizinan. Pemerintah sudah berikan kemudahan untuk mengurus izin secara online lewat OSS RBA," ujar Moeldoko.
Sampai saat ini, menurutnya, pemerintah sudah terbitkan NIB sebanyak 1,6 juta lebih untuk usaha mikro dan kecil. "Siapa yang belum mengurus, segera mengurus izin usahanya agar bisa merasakan manfaat program pemerintah lainnya," katanya.
Ia memastikan pemerintah sangat berpihak kepada UMKM. Sebab, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) yang mencapai angka 61 persen. Oleh karena itu, saat pandemi memukul sektor UMKM, pemerintah segera menggelontorkan bantuan baik dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau lainnya.
"Selain berupa bantuan langsung tunai, pemerintah juga memberikan insentif pajak selama pandemi," terang Moeldoko.
Baca Juga: Kemenkominfo Targetkan Beri Pendampingan 30.000 UMKM di 2022
Dia juga menekankan pentingnya pendataan terhadap pelaku UMKM, agar kebijakan dan program pemerintah terkait pengembangan UMKM bisa tepat sasaran. "Selama ini pemerintah sudah dorong KUR dengan jumlah besar, tetapi sayang serapannya baru sedikit. Salah satu penyebabnya adalah UMKM belum terdaftar," kata Moeldoko.
Sementara itu, Ketua Aspikmas Pujiyanto mengatakan Aspikmas merupakan mitra strategis untuk membantu pendampingan dan pemberdayaan UMKM di wilayah Banyumas. Saat ini, total anggota Aspikmas sebanyak 5.000 lebih yang tersebar di 27 kecamatan.
"Kami (Aspikmas) memiliki visi berdaya saing nasional. Untuk itu kami melakukan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM termasuk untuk perizinan. Kami sudah mendampingi 21.000 UMKM untuk mendapatkan NIB. Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah untuk pelatihan dan permodalan," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




