ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SMRC: Mayoritas Pemilih PKS dan Demokrat Nilai Subsidi BBM Tidak Adil

Sabtu, 10 September 2022 | 17:12 WIB
FS
FS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FFS
Pengendara motor sedang mengisi bahan bakar dijalur BBM Subsidi di SPBU Pengasinan, Sawangan, Depok.
Pengendara motor sedang mengisi bahan bakar dijalur BBM Subsidi di SPBU Pengasinan, Sawangan, Depok. (BeritaSatu Photo/Uthan A Rachim)

Jakarta, Beritasatu.com - Mayoritas pemilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat yang tahu bahan bakar minyak (BBM) disubsidi menilai subsidi itu tidak adil. Hal ini karena orang yang mampu dan tidak mampu sama-sama mendapatkan subsidi BBM tersebut.

Pandangan pemilih kedua partai ini sama seperti penilaian pemilih partai lain yang umumnya menilai subsidi BBM tersebut tidak adil. Hal ini terungkap dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk "Subsidi BBM di Mata Pemilih Partai" yang disampaikan dalam program Bedah Politik Bersama Saiful Mujani di kanal YouTube SMRC TV, Sabtu (10/9/2022).

Hasil survei yang disampaikan pendiri SMRC itu menunjukkan dari yang tahu mengenai subsidi BBM, 90 persen pemilih PKS menilai hal itu tidak adil. Sementara yang menyatakan adil hanya 10 persen. Demikian pula dengan pemilih Partai Demokrat, terdapat 70 persen yang menyatakan subsidi BBM yang dinikmati orang mampu dan tidak mampu itu tidak adil, sedangkan hanya 30 persen yang menilai hal tersebut adil.

Pandangan pemilih kedua partai oposisi ini sama dengan pandangan umumnya pemilih dari partai-partai lain yang menilai subsidi BBM tersebut tidak adil. Terdapat 67 persen pemilih PKB yang mengetahui subsidi BBM menyatakan hal itu tidak adil, Gerindra 56 persen, PDIP 56 persen, Golkar 53 persen, Nasdem 66 persen, PPP 100 persen, dan PAN 84 persen.

ADVERTISEMENT

"Umumnya semua pemilih partai menyatakan tidak adil orang mampu dan tidak mampu sama-sama mendapatkan subsidi BBM," jelas Saiful.

Baca Juga: Penyesuaian Harga BBM Momentum Perbaikan Pemberian Subsidi

Pandangan yang menganggap subsidi BBM tidak adil dari para pemilih PKS dan Demokrat ini menarik karena kedua partai menyatakan secara terbuka menolak kebijakan pengurangan subsidi BBM. 

"Ini menunjukkan bahwa pandangan elite yang menentang pengurangan subsidi BBM tersebut sebetulnya tidak konsisten dengan konstituen mereka," jelas Saiful.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

EKONOMI
DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

EKONOMI
Warga AS Tercekik Harga BBM, Kongres Desak Larangan Ekspor Minyak!

Warga AS Tercekik Harga BBM, Kongres Desak Larangan Ekspor Minyak!

INTERNASIONAL
Butuh Kolaborasi Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

Butuh Kolaborasi Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

EKONOMI
Krisis Timur Tengah Masih Berlangsung, Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Tak Terelakkan

Krisis Timur Tengah Masih Berlangsung, Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Tak Terelakkan

EKONOMI
Pertamina vs Swasta: Siapa Paling Murah? Cek Harga BBM April 2026

Pertamina vs Swasta: Siapa Paling Murah? Cek Harga BBM April 2026

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon