Logo BeritaSatu

Pahami Kebutuhan Sebelum Membeli Produk Asuransi Yang Paling Tepat

Senin, 26 September 2022 | 16:00 WIB
Oleh : Windarto / WDR

Jakarta, BeritaSatu.com – Salah satu sebab terjadi perselisihan antara pemegang polis (nasabah) dengan perusahaan asuransi adalah tidak paham atas produk asuransi yang dibeli. Ketidakpahaman ini bisa saja akibat minimnya literasi mengenai produk tersebut, atau kurang cermat dalam membaca dan mempelajari kontrak asuransi yang tertuang dalam isi polis. Seringkali pula faktor tenaga pemasar yang kurang komprehensif dalam memberikan penjelasan.

Nah, sebelum memutuskan membeli suatu produk asuransi jiwa ada hal-hal yang mesti dipahami dulu oleh masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahan memilih sehingga muncul kerugian atau manfaat yang tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Secara umum ada empat jenis asuransi yang saat ini dipasarkan, dengan manfaat dan keunggulan yang berbeda-beda. Agar tidak keliru ada baiknya masyarakat memahami perbedaan masing-masing produk dan sesuaikan dengan kebutuhan perlindungan yang diinginkan.
1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life), jenis kontrak asuransi jiwa ini memberikan perlindungan jika terjadi kematian selama masa pertanggungan berlaku. Sesuai namanya, jangka waktu yang dapat diberikan sesuai dengan pilihan yang dikehendaki, ada yang 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, dan seterusnya. Produk ini tidak ada unsur investasinya sehingga premi yang dibayarkan sepenuhnya untuk memberikan perlindungan bagi pemegang polis.
2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)
Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup memberikan pembayaran tunai sejumlah pertanggungan atas kematian dengan tidak memperhatikan kapan kematian terjadi. Manfaat kematian dibayarkan sekaligus (lump sum). Jika tertanggung tidak mengalami risiko meninggal dunia hingga masa pertanggungan Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup ini berakhir, maka tertanggung akan menerima sejumlah dana, disebut dengan Nilai Tunai yang biasanya sama besar dengan Uang Pertanggungan yang dipilih.
Karena Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup memiliki Nilai Tunai, maka pemegang polis mendapatkan kesempatan (selama masa pertanggungan dan polis sudah memiliki Nilai Tunai) untuk melakukan pinjaman terhadap Nilai Tunai pada Polis tersebut dengan jumlah terbatas dan harus dikembalikan bersama dengan pinalti bunga. Namun, terdapat pengurangan dari nilai tunai bruto ketika klaim kematian dibayarkan
3. Asuransi Jiwa Dwi Guna (Endowment)
Jenis asuransi jiwa ini punya unsur saving, selain akan membayarkan uang pertanggungan pada ahli waris saat tertanggung meninggal dunia, polis asuransi jenis Dwi Guna ini pun membayarkan sejumlah nilai tunai sesuai jumlah yang besarnya sama dengan Uang Pertanggungan di akhir masa pertanggungan bila tertanggung masih hidup.

4. Asuransi Jiwa Unit Link
Produk ini memiliki dua manfaat yaitu memberikan proteksi asuransi jiwa dan nilai investasi yang nilainya bervariasi bergantung nilai aset yang ditempatkan. Keunggulan dari Asuransi Jiwa Unit Link adalah tertanggung tidak hanya mendapatkan jaminan perlindungan saja melainkan juga potensi imbal hasil investasi. Kekurangannya, imbal hasil investasi tidak signifikan bila dibandingkan dengan investasi murni. Uang pertanggungan yang akan diberikan terbilang lebih rendah terutama bila kinerja investasinya sedang turun atau imbal hasilnya rendah bahkan sedang anjlok seperti halnya saat terjadi krisis yang lalu.
Namun demikian, produk ini cocok untuk masyarakat yang menginginkan perlindungan asuransi dan ingin berinvestasi namun tidak paham tentang investasi. Unit link dapat pula dijadikan bagian untuk mempersiapkan rencana pendidikan anak atau dana pensiun.

Mana produk yang paling tepat untuk Anda?
Pertama yang harus dipahami, perlindungan asuransi dibutuhkan oleh siapapun yang memiliki nilai ekonomi seperti, para pencari nafkah keluarga, pekerja dengan risiko pekerjaan yang tinggi, debitur yang punya pinjaman ke lembaga keuangan, juga mereka yang memiliki hobby berisiko.
Apabila seseorang mengalami suatu risiko dia akan kehilangan potensi pendapatan yang semestinya dia peroleh. Melalui skema asuransi jiwa, potensi kehilangan tersebut akan digantikan oleh perusahaan asuransi jiwa sehingga nilai ekonomi dari orang tersebut akan terjaga.
Mana produk asuransi jiwa yang paling tepat? Tentu amat bergantung dari tujuan keuangan seseorang atau keluarga. Prioritaskan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan, misalnya seserorang yang memiliki pekerjaan berisiko tinggi tentu lebih tepat memilih asuransi jiwa atau asuransi kecelakaan diri dibandingkan dengan membeli unit link. Sementara bagi mereka yang memiliki risiko rendah dan terbilang cukup baik secara kesehatan, bisa memilih asuransi dwi guna dengan harapan saat polis jatuh tempo dan kondisi masih hidup serta sehat, dapat menerima nilai tunai. Namun bagi mereka yang menghendaki proteksi asuransi jiwa sekaligus ingin berinvestasi maka dapat memilih produk asuransi jiwa unit link. Dalam menentukan pilihan, pastikan telah mengerti dan memahami setiap manfaat dan ketentuan yang ada dalam produk tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sosok Inspiratif Bidang Kesehatan Tampil di HUT Ke-65 Astra

Mengusung tema "Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama", HUT ke-65 Astra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat berbagi semangat positif dan optimisme. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Omzet Naik hingga Rp 30 Juta berkat Alat Pengiris Kerupuk

Omzet usaha mikro di Desa Jaddih meningkat sekitar 66% setelah menggunakan alat pengiris kerupuk karya peneliti dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Kripto Dibahas di RUU P2SK, Pelaku Industri Soroti Biaya Transaksi

RUU P2SK berpengaruh terhadap pelaku industri kripto, karena memasukkan aset kripto sebagai bahasan yang akan diatur dalam RUU tersebut.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Subang Akan Menjadi Kawasan Industri

Pulo Gadung dinilai sudah tidak layak untuk lahan industri dan Subang dengan Bandara Kertajati serta dilalui Kereta Cepat Bandung bisa menjadi alternatif. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Kripto November Hancur-hancuran, Intip Proyeksi Desember

Sepanjang November 2022, pasar aset kripto mengalami volatilitas tinggi yang cenderung alami penurunan tajam.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Sepekan, IHSG Turun dan Kapitalisasi Naik Jadi Rp 9.512 T

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 0,48% menjadi 7.019,639 dari 7.053,150 pada pekan sebelumnya.

EKONOMI | 3 Desember 2022

2022 Saham Energi Meroket 87%, Teknologi Nyungsep 36%

Saham energi sejak awal tahun hingga 2 Desember 2022 (year to date/ytd) melonjak 87,3%. Di belakang sektor energi adalah sektor perindustrian.

EKONOMI | 3 Desember 2022

IPO Jumbo, XXI Cineplex Bidik Dana hingga Rp 17 triliun

 Perusahaan pengelola bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya atau bioskop XXI Cineplex berencana menjadi perusahaan terbuka.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Pertamina Uji Coba Pembatasan Solar Subsidi di 11 Wilayah

Mulai 1 Desember 2022 Pertamina lakukan uji coba penggunaan kode QR untuk pembelian bahan bakar solar subsidi di beberapa wilayah.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Harga Minyak Ambruk Jelang Pemangkasan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari merosot US$ 1,31 atau 1,5% menjadi US$ 85,57 per barel.

EKONOMI | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE