ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AS Tambah Personel Militer di Taiwan untuk Pelatihan Pasukan

Jumat, 24 Februari 2023 | 09:42 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Tentara memegang bendera nasional Taiwan saat upacara di Balai Peringatan Chiang Kai-shek, Taipei, Taiwan.
Tentara memegang bendera nasional Taiwan saat upacara di Balai Peringatan Chiang Kai-shek, Taipei, Taiwan. (Antara/Reuters)

Washington, Beritasatu.com - Amerika Serikat atau AS berencana untuk secara signifikan menambah jumlah personel militer Amerika yang dikerahkan di Taiwan untuk membantu melatih pasukan lokal, Wall Street Journal melaporkan pada Kamis (23 Februari).

Langkah itu dilakukan pada saat ketegangan meningkat antara Washington dan Beijing atas dugaan balon mata-mata Tiongkok yang ditembak jatuh oleh pesawat tempur AS awal bulan ini.

Pengerahan antara 100 dan 200 tentara AS bantu Taiwan itu akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang, peningkatan besar dari sekitar 30 yang ada di sana tahun lalu, kata surat kabar itu, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

Personel militer AS akan melatih pasukan Taiwan dalam manuver militer serta sistem senjata Amerika, kata Journal.

Beijing mengklaim pulau demokratis itu sebagai bagian dari wilayahnya yang akan direbut suatu hari nanti dan telah meningkatkan tekanan militer, diplomatik, dan ekonomi selama masa jabatan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen.

Tsai mengatakan awal pekan ini bahwa Taiwan akan meningkatkan pertukaran militer dengan Amerika Serikat.

"Ke depan, Taiwan akan bekerja sama lebih aktif dengan Amerika Serikat dan mitra demokrasi lainnya untuk menghadapi tantangan global seperti ekspansionisme otoriter dan perubahan iklim," katanya Selasa, tanpa memberikan rincian.

Pada hari yang sama, juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok Wang Wenbin menuduh para pemimpin Taiwan melakukan "provokasi", memperingatkan bahwa "konspirasi atau skema separatis sia-sia yang mengandalkan pasukan asing untuk merusak hubungan lintas-selat hanya akan menjadi bumerang dan tidak akan pernah berhasil".

Washington secara diplomatis mengakui Beijing atas Taipei, tetapi juga menjadi dermawan internasional terpenting di pulau yang berpemerintahan sendiri itu dan mendukung hak Taipei untuk memutuskan masa depannya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

INTERNASIONAL
Analis Bingung, Mengapa Jet Tempur China Kini Jarang Muncul di Taiwan?

Analis Bingung, Mengapa Jet Tempur China Kini Jarang Muncul di Taiwan?

INTERNASIONAL
Jepang Umumkan Penempatan Rudal Baru Dekat Taiwan

Jepang Umumkan Penempatan Rudal Baru Dekat Taiwan

INTERNASIONAL
China Lantang Umumkan Kesuksesan Latihan Militer di Taiwan

China Lantang Umumkan Kesuksesan Latihan Militer di Taiwan

INTERNASIONAL
Jual Senjata ke Taiwan, 20 Perusahaan AS Kena Sanksi China

Jual Senjata ke Taiwan, 20 Perusahaan AS Kena Sanksi China

INTERNASIONAL
Kunjungan Pejabat Jepang ke Taiwan Buat China Ketar-ketir

Kunjungan Pejabat Jepang ke Taiwan Buat China Ketar-ketir

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon