ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

F-16 Ukraina Ditembak Jatuh Rudal Rusia, Pilot Tewas

Minggu, 13 April 2025 | 20:21 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Armada jet tempur F-16.
Armada jet tempur F-16. (AFP/Dokumentasi)

Kiyv, Beritasatu.com - Sumber militer mengonfirmasi bahwa sebuah jet tempur F-16 Ukraina ditembak jatuh oleh tiga rudal Rusia saat menjalankan misi pada Sabtu (12/4/2025), dan menewaskan pilotnya Pavlo Ivanov.

Mengutip laporan BBC, sumber anonim dari militer Ukraina menyebutkan bahwa jet F-16 Ukraina tersebut diserang oleh tiga rudal yang diyakini berasal dari sistem pertahanan udara S-400 atau rudal antipesawat R-37 yang diluncurkan dari jet tempur Rusia.

Sumber tersebut membantah dugaan bahwa jet F-16 Ukraina ditembak jatuh oleh pasukan sendiri. Ia menegaskan bahwa tidak ada sistem pertahanan udara Ukraina yang aktif di wilayah tempat misi tersebut dilakukan.

ADVERTISEMENT

Pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia merilis pernyataan yang menyatakan bahwa pasukannya berhasil menembak jatuh satu jet tempur F-16 Ukraina dan mencegat delapan bom berpemandu JDAM serta tujuh rudal dari sistem HIMARS Ukraina. Namun, Rusia tidak mengungkap jenis rudal yang digunakan untuk menembak jatuh pesawat tersebut.

Komando Angkatan Udara Ukraina mengonfirmasi kematian pilot muda Pavlo Ivanov (26 tahun) dalam misi tempur menggunakan jet F-16 Ukraina, tetapi belum memerinci penyebab pasti jatuhnya pesawat. “Sebuah komisi antardepartemen saat ini tengah menyelidiki seluruh detail insiden,” demikian pernyataan resmi militer Ukraina.

F-16 dianggap sebagai pesawat tempur unggulan Ukraina, menggantikan jet era Soviet dalam misi pertahanan udara, terutama untuk mencegat rudal jelajah dan drone kamikaze Rusia. Awalnya, F-16 Ukraina hanya beroperasi di zona pertahanan belakang, namun mulai tampil dalam misi serangan darat sejak Februari 2025, meskipun lokasi operasinya masih dirahasiakan.

Kehilangan ini menjadi yang kedua bagi Ukraina sejak menerima F-16 pada pertengahan 2024. Jet pertama hancur dalam serangan udara Rusia pada 26 Agustus 2024, menewaskan Letnan Kolonel Oleksiy Mes, salah satu pilot terbaik Ukraina.

Media Rusia sebelumnya melaporkan bahwa sistem S-400 bekerja sama dengan jet tempur Su-35S untuk menyergap F-16 Ukraina di wilayah udara Provinsi Sumy. Akun Telegram Sonyashnik milik Angkatan Udara Ukraina sempat melaporkan bahwa pesawat F-16 mereka terkunci oleh rudal Rusia, tetapi berhasil menghindar, hingga insiden terbaru ini terjadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon