ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Friedrich Merz Terpilih Jadi Kanselir Baru Jerman

Rabu, 7 Mei 2025 | 09:15 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Friedrich Merz mengambil sumpah jabatan di hadapan pemimpin Parlemen Julia Kloeckner setelah terpilih sebagai Kanselir baru Jerman di parlemen federal Bundestag, di gedung Reichstag di Berlin, Selasa, 6 Mei 2025.
Friedrich Merz mengambil sumpah jabatan di hadapan pemimpin Parlemen Julia Kloeckner setelah terpilih sebagai Kanselir baru Jerman di parlemen federal Bundestag, di gedung Reichstag di Berlin, Selasa, 6 Mei 2025. (AP/AP)

Berlin, Beritasatu.com – Friedrich Merz, pemimpin blok konservatif Jerman, resmi terpilih sebagai Kanselir Jerman setelah memenangkan pemungutan suara di parlemen (Bundestag), Selasa (6/5/2025).

Friedrich Merz, yang berusia 69 tahun, meraih 325 suara dukungan, melebihi ambang minimal sebanyak sembilan suara untuk membentuk pemerintahan. Ia kini memimpin koalisi antara CDU/CSU dan Partai Sosial Demokrat (SPD), menggantikan Kanselir sebelumnya, Olaf Scholz.

Setelah hasil tersebut diumumkan, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier secara resmi melantik Friedrich Merz sebagai kanselir. Kemenangan ini diraih setelah Merz gagal dalam pemungutan suara putaran pertama, di mana ia hanya memperoleh 310 suara.

ADVERTISEMENT

"Kita hidup di masa perubahan besar, pergolakan, dan ketidakpastian. Memimpin aliansi ini menuju keberhasilan adalah tugas bersejarah," ujar Merz dalam pidatonya.

Friedrich Merz berkomitmen untuk menghidupkan kembali perekonomian Jerman yang tengah terpuruk, memperkuat peran negara itu di Eropa, serta menanggapi cepatnya perubahan situasi global, terutama setelah kembalinya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Trump dikenal kerap menekan negara-negara Eropa, terutama terkait kontribusi keuangan terhadap NATO dan pengenaan tarif dagang, yang dinilai berdampak serius terhadap ekspor Jerman.

Ancaman Trump untuk menarik dukungan AS dari NATO juga mendorong Merz, seorang politisi pro-transatlantik, untuk mempertanyakan keandalan AS sebagai sekutu utama. Ia pun menyerukan agar Eropa meningkatkan kapasitas pertahanannya secara mandiri.

“Kita harus bersiap menghadapi dunia yang lebih tidak pasti. Eropa tidak bisa sepenuhnya bergantung pada jaminan eksternal,” tegas Merz.

Dengan pengalamannya di dunia politik dan bisnis, Friedrich Merz dipandang memiliki kapasitas untuk memimpin Jerman menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik di masa mendatang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran Jago Negosiasi, Kanselir Jerman Sebut AS Dipermalukan

Iran Jago Negosiasi, Kanselir Jerman Sebut AS Dipermalukan

INTERNASIONAL
Ukraina Diminta Legawa Lepas Wilayah demi Damai dan Masuk UE

Ukraina Diminta Legawa Lepas Wilayah demi Damai dan Masuk UE

INTERNASIONAL
Ternyata Jam Kerja Orang Jerman Terendah di Eropa, Apa Penyebabnya?

Ternyata Jam Kerja Orang Jerman Terendah di Eropa, Apa Penyebabnya?

INTERNASIONAL
Jerman Kecam Serangan Israel ke Doha, Siap Bahas Sanksi

Jerman Kecam Serangan Israel ke Doha, Siap Bahas Sanksi

INTERNASIONAL
Semakin Banyak Negara yang Hentikan Jual Senjata ke Israel, Mana Saja?

Semakin Banyak Negara yang Hentikan Jual Senjata ke Israel, Mana Saja?

INTERNASIONAL
Jerman Hentikan Ekspor Senjata ke Israel Imbas Kekerasan di Gaza

Jerman Hentikan Ekspor Senjata ke Israel Imbas Kekerasan di Gaza

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon