ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Macron Ingin Inggris-Prancis Akui Palestina demi Perdamaian

Jumat, 11 Juli 2025 | 08:09 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Fan mengibarkan bendera Palestina pada pertandingan hari Minggu melawan Hearts di Tynecastle
Fan mengibarkan bendera Palestina pada pertandingan hari Minggu melawan Hearts di Tynecastle (Istimewa)

London, Beritasatu.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan agar Prancis dan Inggris bersama-sama mengakui Negara Palestina, yang menurutnya merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian di Timur Tengah.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London, Kamis (10/7/2025), Macron menegaskan pentingnya segera mendorong solusi dua negara guna mengakhiri konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina.

"Saya percaya pada masa depan solusi dua negara, serta pentingnya menyatukan suara kita di Paris, London, dan di tempat lain, untuk mengakui Negara Palestina dan memulai dinamika politik yang dapat membuka jalan menuju perdamaian," ujar Macron.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Starmer menegaskan kembali komitmen Inggris terhadap penyelesaian politik yang adil bagi rakyat Palestina. Ia juga menekankan perlunya dukungan internasional dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Kunjungan Macron ke Inggris selama tiga hari berakhir pada Kamis. Ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama dari seorang pemimpin Prancis sejak tahun 2008, sekaligus kunjungan pertama pemimpin Uni Eropa ke Inggris sejak Brexit pada 2020.

Pada Rabu (9/7/2025), Otoritas Palestina menyambut baik pernyataan Macron dalam pidatonya di Parlemen Inggris, yang menegaskan kembali posisi Prancis dalam mendukung pengakuan atas negara Palestina sebagai langkah untuk menjamin stabilitas regional.

Sebuah konferensi internasional yang dijadwalkan pertengahan Juni dan disponsori oleh Arab Saudi serta Prancis, awalnya direncanakan untuk menggalang dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Namun, acara tersebut terpaksa ditunda akibat pecahnya konflik antara Iran dan Israel pada 13 Juni.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah anggota parlemen dari Partai Buruh Inggris yang kini berkuasa di bawah pimpinan Starmer juga telah mendesak pemerintah untuk secara resmi mengakui negara Palestina dan bergabung dengan Prancis dalam upaya tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Inggris Kerahkan Kapal Tempur untuk Amankan Selat Hormuz

Inggris Kerahkan Kapal Tempur untuk Amankan Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Prabowo Tiba di RI Seusai Temui Putin dan Macron

Prabowo Tiba di RI Seusai Temui Putin dan Macron

NASIONAL
Prabowo dan Macron Bahas Pertahanan hingga Ekonomi Kreatif

Prabowo dan Macron Bahas Pertahanan hingga Ekonomi Kreatif

INTERNASIONAL
Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis

Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis

MULTIMEDIA
Presiden Prabowo Bertemu Presiden Macron di Istana Elysee

Presiden Prabowo Bertemu Presiden Macron di Istana Elysee

INTERNASIONAL
Tiba di Paris, Prabowo Bertemu Macron Bahas Kerja Sama dan Isu Global

Tiba di Paris, Prabowo Bertemu Macron Bahas Kerja Sama dan Isu Global

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon