Gedung Putih Buka Suara Soal Rudal AS Hantam Sekolah Putri Iran
Rabu, 11 Maret 2026 | 10:54 WIB
Washington, Beritasatu.com – Gedung Putih menyatakan masih menunggu hasil penyelidikan militer terkait insiden mematikan yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran. Pernyataan ini muncul di tengah desakan publik internasional mengenai keterlibatan persenjataan Amerika Serikat dalam tragedi tersebut.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt sebelumnya memberikan penjelasan mengenai progres operasi militer AS dalam konflik tersebut. Leavitt memaparkan bahwa militer AS telah menyerang lebih dari 5.000 target strategis di wilayah Iran.
Serangan tersebut difokuskan pada pelemahan program rudal dan fasilitas nuklir guna mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir. Dalam keterangannya, Leavitt mengindikasikan bahwa operasi sejauh ini berjalan sesuai rencana dan mencapai target-target kunci.
Namun, optimisme Gedung Putih dibayangi oleh tragedi di sebuah sekolah putri di wilayah selatan Iran yang merenggut nyawa sekitar 175 siswi. Sepanjang pekan lalu, bukti-bukti visual berupa foto mulai bermunculan di media sosial dan laporan independen. Bukti tersebut menunjukkan fragmen yang diduga kuat berasal dari rudal AS, yang memicu spekulasi adanya kesalahan kalkulasi atau kecelakaan teknis di lapangan.
Menanggapi hal ini, Leavitt menyatakan bahwa pemerintah tidak akan terburu-buru mengambil kesimpulan.
“Kita akan membiarkan proses itu berjalan, tetapi kita akan menerima hasil investigasi tersebut ketika sudah terungkap,” ujar Leavitt dalam konferensi persnya.
Saat ini, pihak berwenang Amerika Serikat masih enggan memberikan konfirmasi definitif apakah serangan tersebut memang mengenai fasilitas pendidikan atau merupakan klaim sepihak. Publik kini menanti pernyataan resmi dari Pentagon maupun Gedung Putih untuk memastikan apakah serangan mematikan itu benar-benar merupakan kesalahan sasaran dari pihak sekutu.
Proses investigasi ini menjadi krusial di tengah upaya AS mempertahankan legitimasi moral mereka dalam kampanye militer melawan program nuklir dan rudal Iran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Semen Padang vs Persib: Teja Bisa Ukir Rekor Baru di Tanah Kelahiran




