ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pentagon Tutup Ruang Media, Ada Apa?

Selasa, 24 Maret 2026 | 11:34 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine berbicara selama konferensi pers di Pentagon, Senin, 2 Maret 2026.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine berbicara selama konferensi pers di Pentagon, Senin, 2 Maret 2026. (AP/AP)

Washington DC, Beritasatu.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon menutup ruang kerja media di dalam kompleksnya setelah pengadilan distrik membatalkan aturan baru terkait akreditasi jurnalis. Kebijakan ini diambil menyusul gugatan yang diajukan oleh The New York Times terhadap aturan yang dinilai melanggar kebebasan pers.

Putusan pengadilan yang dikeluarkan pada Jumat (20/3/2026) itu menyatakan kebijakan era pemerintahan Donald Trump tersebut tidak sejalan dengan prinsip kebebasan pers. Aturan sebelumnya mewajibkan wartawan menandatangani pernyataan untuk tidak mempublikasikan informasi rahasia serta tidak mencari atau menerima informasi yang tidak diizinkan oleh otoritas Pentagon sebagai syarat memperoleh kredensial.

Menanggapi putusan tersebut, Pentagon mengambil langkah dengan menutup area khusus media yang dikenal sebagai correspondents corridor. Dilansir Aljazeera, juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, mengatakan kantor media akan dipindahkan ke lokasi lain di luar gedung utama, meski belum dirinci lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Kendati demikian, jurnalis tetap diizinkan menghadiri konferensi pers dan melakukan wawancara di lingkungan Pentagon. Namun, akses mereka akan lebih terbatas karena setiap aktivitas di dalam gedung harus didampingi oleh petugas.

Langkah ini menandai penyesuaian kebijakan Pentagon dalam mengatur hubungan dengan media, di tengah upaya menjaga keseimbangan antara keterbukaan informasi dan keamanan nasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AS dan Iran Berlomba Temukan 1 Awak Jet Tempur F-15 yang Hilang

AS dan Iran Berlomba Temukan 1 Awak Jet Tempur F-15 yang Hilang

INTERNASIONAL
Trump Sesumbar AS Mudah Buka Selat Hormuz dan Ambil Minyak Iran

Trump Sesumbar AS Mudah Buka Selat Hormuz dan Ambil Minyak Iran

INTERNASIONAL
AS Godok Peraturan untuk Larang Mobil China Masuk Pasar

AS Godok Peraturan untuk Larang Mobil China Masuk Pasar

OTOTEKNO
Trump Ancam Kirim Iran Kembali ke Zaman Batu

Trump Ancam Kirim Iran Kembali ke Zaman Batu

INTERNASIONAL
Trump Isyaratkan Luncurkan Serangan Baru ke Infrastruktur Listrik Iran

Trump Isyaratkan Luncurkan Serangan Baru ke Infrastruktur Listrik Iran

INTERNASIONAL
AS Beri Kode Perang Berdarah Melawan Iran Segera Berakhir

AS Beri Kode Perang Berdarah Melawan Iran Segera Berakhir

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT