Google Akhirnya Setuju Bayar Konten Berita News Corp
Kamis, 18 Februari 2021 | 08:50 WIB
Canberra, Beritasatu.com- Google akhirnya telah setuju untuk membayar News Corp Rupert Murdoch untuk konten dari situs berita di seluruh kerajaan medianya. Seperti dilaporkan BBC, Kamis (18/2), News Corporation akan membagikan konten beritanya dengan imbalan "pembayaran signifikan".
Murdoch telah lama meminta Google dan platform internet lainnya untuk membayar perusahaan media atas hasil mereka.
Di tengah tekanan yang meningkat dari anggota parlemen di Australia dan di tempat lain, Tahun 2020, Google menyatakan akan mulai membayar beberapa penerbit untuk konten berita.
"Ini telah menjadi penyebab yang menggembirakan bagi perusahaan kami selama lebih dari satu dekade dan saya bersyukur bahwa ketentuan perdagangan berubah, tidak hanya untuk News Corp, tetapi untuk setiap penerbit," kata Robert Thomson, kepala eksekutif News Corporation.
Perusahaan News Corporation memiliki The Sun, The Times, Wall Street Journal, dan The Australian, di antara sejumlah penerbitan lainnya.
"Selama bertahun-tahun, kami dituduh condong ke kincir angin berteknologi, tetapi apa yang dulunya kampanye soliter, pencarian quixotic, telah menjadi gerakan, jurnalisme dan masyarakat akan ditingkatkan," kata Thomson.
Tahun 2020, Google menyatakan akan mulai melisensikan "konten berkualitas tinggi" dari penerbit di seluruh dunia sebagai bagian dari inisiatif US$ 1 miliar (Rp14 triliun). Google telah mendaftarkan ratusan outlet media di Jerman, Brasil, dan Inggris, antara lain, untuk berpartisipasi dalam program Google News Showcase.
Kesepakatan Google dengan News Corp datang hanya beberapa hari sebelum Australia akan mengesahkan undang-undang yang memungkinkannya menunjuk seorang arbiter untuk menetapkan biaya jika Google atau platform lain tidak dapat memenuhi kesepakatan dengan penerbit sendiri.
Google mengancam akan menghentikan mesin pencari di Australia atas rencana tersebut. Pada Rabu (17/2), Facebook menyatakan akan membatasi berita pada platformnya di negara tersebut.
Dalam pernyataan, Thomson mengatakan "terima kasih khusus" diberikan kepada politisi Australia yang mendukung proposal tersebut.
Selain pembayaran, produk Google News Showcase membuat perubahan pada aplikasi beritanya, seperti mempromosikan penerbit yang berpartisipasi di bagian kios.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




