ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Covid-19 Varian Delta Bertambah, Kota Sydney Lockdown Ketat 2 Pekan

Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:51 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Orang-orang terlihat di Opera Bar di depan Sydney Opera House di Sydney, Australia, Senin (2/11/2020). Sydney Opera House dibuka kembali untuk penonton pada Minggu malam, untuk pertama kalinya sejak Maret ketika terpaksa tutup karena pandemi Covid-19.
Orang-orang terlihat di Opera Bar di depan Sydney Opera House di Sydney, Australia, Senin (2/11/2020). Sydney Opera House dibuka kembali untuk penonton pada Minggu malam, untuk pertama kalinya sejak Maret ketika terpaksa tutup karena pandemi Covid-19. (Xinhua/Zhu Hongye)

Sydney, Beritsatu.com – Mulai hari ini, Sabtu (26/6/2021) malam, Kota Sydney, Australia, akan memasuki lockdown ketat selama dua minggu. Pihak berwenang di kota tersebut tengah berusaha menahan wabah yang menyebar cepat dari Covid-19 varian Deltayang sangat menular di kota terbesar Australia, kata menteri negara bagian itu.

Lebih dari sejuta orang di pusat kota Sydney dan pinggiran timur kota sudah lockdown karena wabah tersebut. Tetapi otoritas kesehatan mengatakan, mereka perlu memperluas pengetatan itu setelah lebih banyak kasus Covid-19 tercatat, dengan paparan meningkat di luar area yang menjadi perhatian awal.

Lockdown, yang diumumkan oleh Menteri negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian, juga akan mencakup wilayah Blue Mountains, Central Coast dan Wollongong, yang mengelilingi Sydney.

Pembatasan di Sydney, yang berpenduduk lebih dari lima juta orang, adalah yang terbaru dari serangkaian lockdown singkat yang telah diberlakukan di kota-kota Australia dalam beberapa bulan terakhir untuk memerangi wabah virus corona.

ADVERTISEMENT

Di bawah aturan yang berlaku hingga 9 Juli, orang dapat meninggalkan rumah untuk pekerjaan penting, perawatan medis, pendidikan, atau berbelanja. Negara bagian akan membatasi pertemuan publik dan masker wajib di dalam ruangan.

Negara bagian New South Wales melaporkan 29 kasus Covid-19 yang didapat dari kasus lokal pada hari Sabtu.

Data hari Sabtu termasuk 17 infeksi di negara bagian terpadat di negara itu yang sudah diumumkan pada Jumat, menjadikan jumlah infeksi yang terkait dengan wabah Bondi menjadi 80.

Australia telah berhasil dalam mengelola pandemi Covid-19 daripada banyak negara maju lainnya melalui penutupan perbatasan yang cepat, aturan jarak sosial dan kepatuhan masyarakat yang tinggi terhadapnya, melaporkan lebih dari 30.400 kasus dan 910 kematian akibat Covid-19.

Tetapi negara itu telah berjuang secara signifikan dengan peluncuran vaksinasi dan wabah kecil terus berlanjut. Pada hari Jumat, pemerintah memberikan persetujuan sementara untuk vaksin Johnson & Johnson, yang berpotensi memperluas opsi pasokannya.

"Situasinya semakin memburuk di luar apa yang kami ingin lihat pagi ini, dan alasannya adalah bahwa situs-situs paparan baru berada di luar area yang menjadi perhatian kami yang telah kami soroti," kata Berejiklian sebelumnya dalam sebuah jumpa pers.

"Ada kekhawatiran bahwa beberapa dari kasus itu mungkin telah terpapar selama beberapa hari tanpa orang tersebut mengetahui bahwa mereka memiliki virus, dan itu yang menjadi perhatian kami".



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon