ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rusia, AS dan Inggris Saling Lempar Tuduhan di PBB Soal Senjata Kimia

Rabu, 23 Maret 2022 | 08:03 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Gedung markas besar PBB di wilayah Manhattan, New York City, New York, AS, 1 Maret 2022.
Gedung markas besar PBB di wilayah Manhattan, New York City, New York, AS, 1 Maret 2022. (Antara/Reuters)

"Kekhawatiran kami adalah bahwa ini adalah awal dari rencana Rusia untuk menggunakan senjata kimia," katanya.
Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan pada hari Selasa bahwa Amerika Serikat belum melihat indikasi konkret dari serangan senjata kimia atau biologi Rusia yang akan segera terjadi di Ukraina. Tetapi pihak intelijen sedang memantau dengan cermat.

Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Senin, tanpa memberikan bukti, soal tuduhan palsu Rusia bahwa Kyiv memiliki senjata biologi dan kimia mengindikasikan, Presiden Rusia Vladimir Putin sedang mempertimbangkan untuk menggunakannya sendiri di Ukraina.

Baca Juga: Biden Peringatkan Kemungkinan Rusia Gunakan Senjata Kimia

Polyanskiy menyamakan situasi di Ukraina dengan Suriah, di mana dia mengatakan serangan kimia oleh "kelompok teroris" disalahkan pada pemerintah Suriah yang didukung Rusia.

ADVERTISEMENT

Penyelidikan gabungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) menemukan pemerintah Suriah menggunakan zat saraf sarin dan beberapa kali menggunakan klorin sebagai senjata. Mereka juga menyalahkan ISIS atas penggunaan gas mustard.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Trump-Zelensky Bahas Peluang Pertemuan Trilateral dengan Putin

Trump-Zelensky Bahas Peluang Pertemuan Trilateral dengan Putin

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon