Aksi Balasan, Rusia Sita Arloji Mewah Swiss
Selasa, 29 Maret 2022 | 14:18 WIB
Jenewa, Beritasatu.com- Agen Rusia menyita jam tangan Audemars Piguet senilai jutaan dolar di Moskwa. Surat kabar Swiss NZZ am Sonntag melaporkan tindakan itu sebagai pembalasan nyata atas sanksi Swiss yang melarang ekspor barang mewah.
Seperti dilaporkan Bloomberg, Minggu (27/3/2022), arloji mahal itu disita dari lokasi lokal perusahaan oleh agen khusus dari FSB Rusia. Informasi itu mengutip orang-orang yang mengetahui memo rahasia Departemen Luar Negeri Federal Swiss.
Swiss, rumah bagi banyak merek jam tangan top dunia, meninggalkan sikap netral tradisionalnya dan menyamai sanksi Uni Eropa yang melarang ekspor barang mewah ke Rusia awal bulan ini sebagai tanggapan atas invasi Ukraina.
Baca Juga: Beri Sanksi Rusia, Uni Eropa Akan Larang Impor Baja dan Aset Kripto
Pihak berwenang Rusia mengutip pelanggaran bea cukai sebagai alasan mengapa jam tangan Audemars Piguet disita, namun pejabat Departemen Luar Negeri Swiss mengatakan langkah itu "kemungkinan besar merupakan tindakan represif sewenang-wenang dalam menanggapi sanksi", surat kabar itu melaporkan, mengutip memo tersebut.
Dari pejabat dari Audemars Piguet tidak segera menanggapi email yang meminta komentar.
"Pembuat jam Swiss telah menghentikan ekspor Rusia dan menghentikan operasi ritel di Rusia," kata juru bicara perusahaan kepada Bloomberg News pada 8 Maret.
Baca Juga: Ferrari, Lamborghini, Rolex, Pepsi, Coca-Cola: Goodbye Russia!
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Swiss mengatakan Kedutaan Besar Swiss di Moskwa memberikan dukungan kepada perusahaan-perusahaan di Rusia dalam koordinasi dengan departemen lain. Dalam rangka sanksi dan tindakan balasan Rusia, perusahaan dihadapkan dengan banyak ketidakpastian dan langkah-langkah peraturan.
"Kedutaan saat ini mempertahankan pertukaran yang sangat intensif dengan perusahaan Swiss lokal di Rusia. Kasus individu karena itu tidak dapat dikomentari, juga untuk memastikan keselamatan karyawan perusahaan-perusahaan ini," kata juru bicara itu dalam tanggapan email ke Bloomberg News.
Bagi banyak perusahaan terkemuka di Eropa yang menghadapi konsumen, keluar dari Rusia dalam skala penuh terbukti menantang. Perusahaan termasuk raksasa makanan kemasan Swiss Nestle memiliki ribuan karyawan dan fasilitas produksi sensitif yang berisiko disita dan dituduh oleh Rusia jika mereka pergi.
Baca Juga: Beri Sanksi Rusia, Uni Eropa Akan Larang Impor Baja dan Aset Kripto
Dimiliki dan dikendalikan keluarga selama hampir 150 tahun, Audemars Piguet adalah salah satu dari tiga merek jam tangan independen terbesar Swiss, bersama dengan Patek Philippe dan Rolex.
Menurut Federasi Industri Jam Swiss, Rusia adalah pasar ekspor terbesar ke-17 untuk jam tangan Swiss pada tahun 2021, menyumbang 260 juta franc (Rp 4 triliun) dari pengiriman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




