ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Aksi Balasan, Rusia Sita Arloji Mewah Swiss

Selasa, 29 Maret 2022 | 14:18 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Rusia adalah pasar ekspor terbesar ke-17 untuk jam tangan Swiss pada tahun 2021.
Rusia adalah pasar ekspor terbesar ke-17 untuk jam tangan Swiss pada tahun 2021. (AFP/AUDEMARS PIGUET)

Jenewa, Beritasatu.com- Agen Rusia menyita jam tangan Audemars Piguet senilai jutaan dolar di Moskwa. Surat kabar Swiss NZZ am Sonntag melaporkan tindakan itu sebagai pembalasan nyata atas sanksi Swiss yang melarang ekspor barang mewah.

Seperti dilaporkan Bloomberg, Minggu (27/3/2022), arloji mahal itu disita dari lokasi lokal perusahaan oleh agen khusus dari FSB Rusia. Informasi itu mengutip orang-orang yang mengetahui memo rahasia Departemen Luar Negeri Federal Swiss.

Swiss, rumah bagi banyak merek jam tangan top dunia, meninggalkan sikap netral tradisionalnya dan menyamai sanksi Uni Eropa yang melarang ekspor barang mewah ke Rusia awal bulan ini sebagai tanggapan atas invasi Ukraina.

Baca Juga: Beri Sanksi Rusia, Uni Eropa Akan Larang Impor Baja dan Aset Kripto

ADVERTISEMENT

Pihak berwenang Rusia mengutip pelanggaran bea cukai sebagai alasan mengapa jam tangan Audemars Piguet disita, namun pejabat Departemen Luar Negeri Swiss mengatakan langkah itu "kemungkinan besar merupakan tindakan represif sewenang-wenang dalam menanggapi sanksi", surat kabar itu melaporkan, mengutip memo tersebut.

Dari pejabat dari Audemars Piguet tidak segera menanggapi email yang meminta komentar.

"Pembuat jam Swiss telah menghentikan ekspor Rusia dan menghentikan operasi ritel di Rusia," kata juru bicara perusahaan kepada Bloomberg News pada 8 Maret.

Baca Juga: Ferrari, Lamborghini, Rolex, Pepsi, Coca-Cola: Goodbye Russia!

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Swiss mengatakan Kedutaan Besar Swiss di Moskwa memberikan dukungan kepada perusahaan-perusahaan di Rusia dalam koordinasi dengan departemen lain. Dalam rangka sanksi dan tindakan balasan Rusia, perusahaan dihadapkan dengan banyak ketidakpastian dan langkah-langkah peraturan.

"Kedutaan saat ini mempertahankan pertukaran yang sangat intensif dengan perusahaan Swiss lokal di Rusia. Kasus individu karena itu tidak dapat dikomentari, juga untuk memastikan keselamatan karyawan perusahaan-perusahaan ini," kata juru bicara itu dalam tanggapan email ke Bloomberg News.

Bagi banyak perusahaan terkemuka di Eropa yang menghadapi konsumen, keluar dari Rusia dalam skala penuh terbukti menantang. Perusahaan termasuk raksasa makanan kemasan Swiss Nestle memiliki ribuan karyawan dan fasilitas produksi sensitif yang berisiko disita dan dituduh oleh Rusia jika mereka pergi.

Baca Juga: Beri Sanksi Rusia, Uni Eropa Akan Larang Impor Baja dan Aset Kripto

Dimiliki dan dikendalikan keluarga selama hampir 150 tahun, Audemars Piguet adalah salah satu dari tiga merek jam tangan independen terbesar Swiss, bersama dengan Patek Philippe dan Rolex.

Menurut Federasi Industri Jam Swiss, Rusia adalah pasar ekspor terbesar ke-17 untuk jam tangan Swiss pada tahun 2021, menyumbang 260 juta franc (Rp 4 triliun) dari pengiriman.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Misteri Kapal Rusia Tenggelam, Diduga Bawa Reaktor Nuklir ke Korut

Misteri Kapal Rusia Tenggelam, Diduga Bawa Reaktor Nuklir ke Korut

INTERNASIONAL
Masuk Daftar Buronan, Rusia Buru Mantan Menhan Inggris Ben Wallace

Masuk Daftar Buronan, Rusia Buru Mantan Menhan Inggris Ben Wallace

INTERNASIONAL
Putin Sebut Perang Rusia dan Ukraina Bakal Berakhir dalam Waktu Dekat

Putin Sebut Perang Rusia dan Ukraina Bakal Berakhir dalam Waktu Dekat

INTERNASIONAL
Rusia Kaji Kerja Sama Antariksa dengan BRIN

Rusia Kaji Kerja Sama Antariksa dengan BRIN

INTERNASIONAL
Yacht Mewah Miliarder Rusia Tembus Selat Hormuz Tanpa Halangan

Yacht Mewah Miliarder Rusia Tembus Selat Hormuz Tanpa Halangan

INTERNASIONAL
Hormuz Diblokade! Benarkah Rusia Jadi Penyelamat Ekonomi Iran?

Hormuz Diblokade! Benarkah Rusia Jadi Penyelamat Ekonomi Iran?

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon