ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Turkiye Akan Pulangkan Kembali Sejuta Pengungsi Suriah

Rabu, 22 Juni 2022 | 13:39 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Pengungsi Suriah memadati perbatasan Suriah dengan Turki. Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus mengatakan, Senin (8/2), skenario terburuk adalah kemunculan hingga 600.000 pengungsi yang tiba di perbatasan.
Pengungsi Suriah memadati perbatasan Suriah dengan Turki. Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus mengatakan, Senin (8/2), skenario terburuk adalah kemunculan hingga 600.000 pengungsi yang tiba di perbatasan. (AFP Photo/Bulent Kilic)

Istanbul, Beritasatu.com- Turkiye akan memulangkan sejuta pengungsi Suriah dengan rencana infrastruktur. Seperti dilaporkan Xinhua, Selasa (21/6/2022), rencana itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Turkiye, Ismail Catakli.

Berbicara pada hari kedua Konferensi Parlemen Global tentang Migrasi di Istanbul, Ismail Catakli mengatakan Turkiye telah membuat rencana untuk membangun pemukiman di 13 area, termasuk rumah, kantor, pusat sosial, dan gedung administrasi untuk mendukung rencana pemulangan.

Menurut pejabat Turkiye, negara itu sekarang menampung 3,6 juta warga Suriah dan mendukung sekitar 6 juta di wilayah utara Suriah yang dekat dengan perbatasannya, di mana Turkiye telah mendanai proyek infrastruktur dan konstruksi.

Baca Juga: Turkiye Akan Berlakukan Kuota pada Migran, Mulai Juli

ADVERTISEMENT

"Orang-orang ini harus kembali ke negara mereka secara sukarela dengan cara yang terhormat dan aman. Ini harus disediakan," kata wakil menteri, mencatat 507.000 warga Suriah telah secara sukarela kembali ke kampung halaman mereka sejauh ini.

Berbicara tentang pendekatan Barat terhadap masalah pengungsi, Catakli mengatakan "mudah untuk meramalkan bahwa negara-negara maju pasti akan menghadapi masalah pengungsi yang jauh lebih parah di masa depan tidak terlalu jauh jika Barat hanya bertahan pada pendekatan berbasis kontrol perbatasan untuk masalah ini."

Baca Juga: Kamp Pengungsi Suriah Dilanda Cuaca Dingin Ekstrem

Turkiye telah melihat peningkatan masuknya pengungsi, memicu perdebatan internal mengenai kapasitas ekonomi negara untuk mengatasi situasi tersebut.

Delegasi dari parlemen lebih dari 50 negara menghadiri konferensi dua hari mulai Senin, Hari Pengungsi Sedunia tahunan, yang bertujuan untuk mempromosikan kerja sama internasional yang kuat dan implementasi nasional.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

RI Gandeng Turki Kembangkan Teknologi Pesawat dan Sistem Pertahanan

RI Gandeng Turki Kembangkan Teknologi Pesawat dan Sistem Pertahanan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon