ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemkab Garut Cabut Status Tanggap Darurat Gempa Bumi

Rabu, 2 Oktober 2024 | 19:48 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Puluhan rumah rusak akibat gempa Garut, Sabtu, 27 April 2024.
Puluhan rumah rusak akibat gempa Garut, Sabtu, 27 April 2024. (Beritasatu.com/Herlan Kanduruan Adiwisastra)

Garut, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, resmi mencabut status tanggap darurat gempa bumi setelah berlangsung selama 14 hari untuk menangani wilayah terdampak. Kini, masyarakat setempat telah kembali beraktivitas normal.

"Status darurat sudah dicabut, sekarang masuk ke fase transisi pemulihan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh, di Garut, Rabu (2/10/2024) dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemkab Garut menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari pascagempa bumi dengan magnitudo 5,0 yang terjadi pada Rabu (18/9/2024). Status tersebut berakhir pada Selasa (1/10/2024).

ADVERTISEMENT

Pemerintah daerah memutuskan untuk tidak memperpanjang status darurat karena kondisi di wilayah terdampak gempa di Kabupaten Garut telah kembali normal.

"Di lokasi terdampak, kehidupan sudah berjalan seperti biasa dan tidak ada gangguan signifikan, jadi tidak lagi dalam status darurat," kata Aah.

Setelah pencabutan status darurat, wilayah tersebut memasuki fase transisi pemulihan yang akan berlangsung selama empat bulan, dengan pemantauan dari pemerintah daerah.

Pada masa transisi ini akan dilakukan perbaikan infrastruktur, termasuk rumah dan fasilitas umum yang rusak. Bantuan dari donatur juga masih akan disalurkan kepada korban gempa di Garut.

"Masa transisi berlangsung selama empat bulan, termasuk pembangunan dan bantuan donatur yang didukung oleh status pemulihan," tambahnya.

Selama tanggap darurat, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan sukarelawan aktif membantu masyarakat di wilayah terdampak dengan menyediakan dapur umum, tenda darurat, dan kebutuhan dasar lainnya.

Tim kesehatan juga terlibat dalam memberikan pemeriksaan kesehatan kepada warga di lokasi terdampak gempa, seperti yang dilakukan Dokkes Polres Garut di Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Garut.

Sebelumnya, gempa yang berpusat di Bandung ini menyebabkan kerusakan rumah warga di enam kecamatan di Kabupaten Garut, dengan Kecamatan Pasirwangi menjadi wilayah yang paling terdampak. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Apel Terakhir 2025, Bupati Garut Ungkap 317.000 Warga Miskin Ekstrem

Apel Terakhir 2025, Bupati Garut Ungkap 317.000 Warga Miskin Ekstrem

JAWA BARAT
317.000 Warga Garut Miskin Ekstrem, Bupati Ajak Muslimat NU Kolaborasi

317.000 Warga Garut Miskin Ekstrem, Bupati Ajak Muslimat NU Kolaborasi

JAWA BARAT
Respons Cepat, Bupati Garut Perbaiki Jalan Rusak Puluhan Tahun

Respons Cepat, Bupati Garut Perbaiki Jalan Rusak Puluhan Tahun

JAWA BARAT
Garut Didorong Jadi Pusat Ekowisata dan Industri Kreatif Kulit

Garut Didorong Jadi Pusat Ekowisata dan Industri Kreatif Kulit

JAWA BARAT
UMK Garut 2026 Berpeluang Naik 15 Persen, Pemkab Tunggu Juknis Pusat

UMK Garut 2026 Berpeluang Naik 15 Persen, Pemkab Tunggu Juknis Pusat

JAWA BARAT
Kerja Sama dengan Jepang, Garut Kirim Perawat April 2026

Kerja Sama dengan Jepang, Garut Kirim Perawat April 2026

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon