ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pasien DBD Alami Kebutaan, RSUD Cabangbungin: Bukan Kelalaian

Kamis, 17 Juli 2025 | 23:54 WIB
ES
DM
Penulis: Eka Jaya Saputra | Editor: DM
RSUD Cabangbungin membantah tudingan lalai menangani pasien DBD hingga mengalmai kebutaan. Pihak rumah sakit sebut itu komplikasi langka, tetapi bisa terjadi.
RSUD Cabangbungin membantah tudingan lalai menangani pasien DBD hingga mengalmai kebutaan. Pihak rumah sakit sebut itu komplikasi langka, tetapi bisa terjadi. (Beritasatu.com/Eka Jaya Saputra)

Bekasi, Beritasatu.com - RSUD Cabangbungin akhirnya angkat bicara soal tudingan kelalaian medis dalam penanganan pasien demam berdarah dengue (DBD) bernama Bayu Fadilah (26) yang mengalami kebutaan permanen pada mata kanannya.

Pihak rumah sakit menegaskan penanganan sudah sesuai prosedur dan kebutaan yang dialami merupakan komplikasi langka dari DBD.

Direktur RSUD Cabangbungin Erni Herdiani mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi mendalam bersama para tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu medis. “Dari pendalaman yang kami lakukan, tata laksana yang diberikan kepada pasien sudah sesuai prosedur,” tegasnya, Kamis (17/7/2025).

ADVERTISEMENT

Erni menjelaskan, infeksi mata berat hingga kebutaan memang bisa menjadi komplikasi dari perjalanan penyakit DBD, meskipun kasus seperti itu sangat jarang terjadi.

“Terjadinya komplikasi pada mata adalah kejadian yang bisa terjadi dalam proses DBD, meskipun jarang. Namun, ini bukan pertama kalinya terjadi dalam dunia medis,” tegasnya.

Pihak RSUD kini fokus menangani pemulihan Bayu dan berkoordinasi dengan lintas sektoral untuk penanganan lanjutan. Namun, Erni belum memerinci kondisi medis detail yang menyebabkan pengangkatan bola mata Bayu.

“Kami selalu melayani pasien semaksimal mungkin, sesuai prosedur. Evaluasi kepatuhan prosedur kami lakukan secara berkala,” tambahnya.

Erni juga meminta masyarakat agar tidak menyebarkan informasi sepihak yang bisa menimbulkan keresahan. Ia menegaskan, RSUD Cabangbungin terbuka terhadap klarifikasi dan pengawasan publik.

Sebelumnya, Bayu Fadilah, warga Kampung Tambun, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Bekasi, mengalami gejala demam tinggi, pusing, dan muntah. Ia dilarikan ke IGD RSUD Cabangbungin dan didiagnosis DBD berdasarkan hasil laboratorium.

“Ia masuk IGD pukul 16.00 WIB, setelah mengeluh muntah dan pusing. Hasil lab menunjukkan DBD,” ujar istri Bayu, Tia Nur Andika (24) pada Selasa (15/7/2025).

Namun, kondisi Bayu memburuk, hingga infeksi parah menyerang matanya dan memaksanya menjalani operasi pengangkatan bola mata.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon