ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Festival Ciliwung 2025, KLH Ajak Warga Jaga Sungai dari Pencemaran

Minggu, 10 Agustus 2025 | 16:35 WIB
FA
SM
Penulis: Fahri Ali | Editor: SMR
Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridho Sani mengajak masyarakat menjaga kelestarian Ciliwung dalam Festival Ciliwung di Depok, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025.
Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridho Sani mengajak masyarakat menjaga kelestarian Ciliwung dalam Festival Ciliwung di Depok, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025. (Beritasatu.com/Fahri Ali)

Depok, Beritasatu.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menggelar Festival Ciliwung 2025 dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI dan kampanye peduli lingkungan di Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). Acara diisi dengan kompetisi arung jeram di Sungai Ciliwung. 

Ajang ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai secara berkelanjutan. Penyelenggara berharap, semangat olahraga air ini mampu memantik kepedulian kolektif terhadap kelestarian Ciliwung.

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridho Sani menyampaikan kegiatan ini, adalah inisiatif untuk memeriahkan Festival Ciliwung sekaligus respons nyata terhadap isu lingkungan. 

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pelestarian Ciliwung tidak bisa hanya menjadi wacana, tetapi perlu diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang melibatkan banyak pihak.

"Kita mulai ada kegiatan melakukan pemulihan DAS itu dengan penanaman pohon, kemudian juga lakukan kegiatan pembersihan perundingan sampah, kemudian juga kita membangun beberapa fasilitas-fasilitas yang diperlukan oleh masyarakat," tuturnya.

Sungai Ciliwung bukan sekadar aliran air, tetapi memiliki nilai ekologis yang tinggi. Sungai ini juga menyimpan jejak sejarah, budaya, dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekitar. Keindahan dan manfaatnya harus dijaga, agar tetap menjadi sumber kehidupan yang sehat dan lestari. 

"Kita ingin menjadikan Sungai Ciliwung ini punya fungsi ekonomi, punya fungsi budaya, punya fungsi pariwisata juga," tambahnya.

Festival Ciliwung 2025 diharapkan menjadi momentum untuk membangun kesadaran publik. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mengajak masyarakat untuk melihat sungai bukan hanya sebagai sumber air, melainkan sebagai aset alam yang wajib dilestarikan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Rasio Ridho Sani menegaskan menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Aksi seperti kompetisi arung jeram ini diharapkan dapat memicu lebih banyak program kreatif dan edukatif yang menggabungkan olahraga, budaya, dan lingkungan. Sinergi semacam ini diyakini akan lebih efektif menarik partisipasi masyarakat luas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pramono: Jakarta Siap Hadapi Potensi Banjir Ciliwung

Pramono: Jakarta Siap Hadapi Potensi Banjir Ciliwung

JAKARTA
Jakarta Gelontorkan Rp 232 Miliar untuk Normalisasi Sungai Ciliwung

Jakarta Gelontorkan Rp 232 Miliar untuk Normalisasi Sungai Ciliwung

JAKARTA
Banjir Luapan Sungai Ciliwung Rendam 20 RT di Jakarta

Banjir Luapan Sungai Ciliwung Rendam 20 RT di Jakarta

JAKARTA
Jakarta Waspada Banjir: Katulampa Siaga 3, Debit Ciliwung Naik

Jakarta Waspada Banjir: Katulampa Siaga 3, Debit Ciliwung Naik

JAWA BARAT
Festival Cilung 2025 Jakarta Tampilkan Kapal Daur Ulang Kreatif

Festival Cilung 2025 Jakarta Tampilkan Kapal Daur Ulang Kreatif

JAKARTA
Daftar 16 RT di Jaktim yang Banjir Akibat Meluapnya Sungai Ciliwung

Daftar 16 RT di Jaktim yang Banjir Akibat Meluapnya Sungai Ciliwung

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT