ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pamit COD, Pemuda di Sumedang Tewas Penuh Luka Tusuk

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:41 WIB
UW
IC
Penulis: Usep Hadi Wihanda | Editor: CAH

Tim Inafis Polres Sumedang, Jawa Barat, melakukan olah TKP penemuan pemuda bersimbah darah di dekat proyek perumahan Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Minggu 22 Februari 2026.
Tim Inafis Polres Sumedang, Jawa Barat, melakukan olah TKP penemuan pemuda bersimbah darah di dekat proyek perumahan Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Minggu 22 Februari 2026. (Beritasatu.com/Usep Hadi Wihanda)

Sumedang Utara, Beritasatu.com - Seorang pemuda ditemukan tewas mengenaskan di dekat proyek perumahan, Dusun Bojong Gawul, RT 02 RW 03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya. Peristiwa itu sontak menggegerkan warga sekitar.

Petugas dari Polsek Sumedang Utara yang menerima laporan, segera mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sumedang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

Menurut keterangan pekerja proyek perumahan, Dadi, korban pertama kali ditemukan di atas sepeda motornya dalam keadaan meringis kesakitan dan bersimbah darah. 

"Pas saya keluar, korban sedang berada di atas motor saya. Saya ke dalam lagi bilang ke teman. Kondisinya luka di bagian perut. Enggak tahu kalau datangnya dari mana," katanya.

Perangkat Desa Girimukti, Ridman, memastikan korban bukan merupakan warga desanya. Dari hasil keterangan, pemuda tersebut bernama Juanda (23), warga Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. 

Salah seorang warga melihat korban turun dari mobil hitam dan lari ke dekat proyek perumahan dengan kondisi penuh luka tusuk.

"Menggunakan Avanza warna hitam dari atas. Di situ ada pintu, berhenti. Korban turun dan lari, sempat dikejar karena di sini mungkin sudah ada pegawai bangunan, korban berniat minta tolong dan mobil langsung pergi," tuturnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya pamit untuk melakukan transaksi secara cash on delivery (COD).

"Pihak keluarga tadi bilang, korban mau COD. Enggak tau COD apa, korban tuh bisnis hand phone," jelasnya.

Kapolsek Sumedang Utara AKP Kiki Hartaki menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan para saksi.

Sejumlah saksi telah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung guna menjalani autopsi.

"Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih. Sementara kita masih lakukan olah TKP oleh jajaran Satreskrim Polres Sumedang," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT