Perampokan SPBU di Bekasi, 4 Pelaku Sekap Karyawan dan Angkut Brankas
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:40 WIB
Bekasi, Beritasatu.com — Aksi perampokan terjadi di sebuah SPBU di Jalan Raya Babelan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026). Empat pelaku menyekap lima karyawan yang sedang tertidur sebelum membawa kabur sejumlah barang dari lokasi tersebut.
Para pelaku masuk ke area SPBU dengan cara melompati pagar melalui kebun kosong di sekitar lokasi.
Kapolsek Babelan, Kompol Wito, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga dan pihak SPBU. Polisi kemudian melakukan pengecekan kondisi tempat kejadian perkara serta memastikan kondisi para korban.
“Setelah kami menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk mengecek kondisi di tempat kejadian perkara dan memastikan situasi di sana,” ujar Kompol Wito saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (11/3/2026).
Dari keterangan saksi, para pelaku berjumlah empat orang. Mereka masuk ke mess karyawan dan menodongkan senjata tajam serta besi kepada para korban yang saat itu sedang tertidur.
Kelima karyawan tersebut kemudian disekap dan diikat menggunakan lakban. Para pelaku juga memaksa korban menunjukkan lokasi penyimpanan brankas di dalam area SPBU.
Setelah berhasil menemukan brankas, para pelaku membawa kabur brankas tersebut. Tidak hanya itu, pelaku juga merusak sistem pengawasan dengan mengambil decoder CCTV yang ada di lokasi.
Akibat peristiwa ini, sistem operasional penjualan bahan bakar di SPBU sempat terganggu karena perangkat sistem penjualan ikut dibawa oleh pelaku, sehingga SPBU tidak dapat melayani masyarakat untuk sementara waktu.
Dalam proses olah tempat kejadian perkara, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, salah satunya pistol mainan yang diduga digunakan pelaku untuk menakut-nakuti para korban saat aksi berlangsung.
Kompol Wito mengatakan hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menginventarisasi barang-barang yang hilang serta menghitung total kerugian akibat kejadian tersebut.
“Untuk barang yang hilang masih kami inventarisasi dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Kompol Wito.
Saat ini kasus dugaan perampokan tersebut masih dalam penanganan Polsek Babelan bersama Polres Metro Bekasi guna mengungkap identitas para pelaku yang diduga merupakan kelompok profesional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Semen Padang vs Persib: Teja Bisa Ukir Rekor Baru di Tanah Kelahiran




