ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ribuan Kendaraan Terjaring Ganjil Genap, Bima Arya: Mobilitas Warga Bogor Masih Tinggi

Minggu, 2 Mei 2021 | 08:46 WIB
VS
WP
Penulis: Vento Saudale | Editor: WBP
Ilustrasi sistem ganjil genap kendaraan bermotor di Kota Bogor dalam penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.
Ilustrasi sistem ganjil genap kendaraan bermotor di Kota Bogor dalam penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. (Antara)

Bogor, Beritasatu.com – Sebanyak 2.361 kedaraan terjaring ganjil genap Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut ribuan kendaraan terjaring lantaran mobilitas warga masih banyak menjelang berbuka puasa.

"Ganjil genap Sabtu Minggu selama 2 jam ini target utamanya adalah menyampaikan pesan kepada warga Bogor untuk mengurangi mobilitas. Karena mobilitas tinggi yang menyebabkan kenaikan kasus Covid-19. Terjadi kerumunan di mall, dan di tempat-tempat lain yang tidak menerapkan protokol kesehatan," ungkap Bima Arya, Minggu (2/5/2021).

Menurut Bima, macet yang terjadi di beberapa titik merupakan hal wajar. Artinya masih banyak warga yang tetap melakukan mobilitas. Jadi pesan pemkot kepada seluruh warga kalau tidak mau terjebak macet, kurangi mobilitas. "Ini adalah prakondisi, menyampaikan peringatan kepada warga agar ke depan tetap dikurangi mobilitas. Terutama nanti libur hari raya. Weekend minggu depan dan minggu depannya lagi tetap kita akan perketat," jelas Bima.

Ke depan, kata Bima, pemkot akan dilakukan pengetatan terkait larangan mudik 6-17 Mei 2021. "Jadi ada penyekatan-penyekatan di titik-titik batas kota. Sekarang prakondisi menuju ke sana, hanya di pusat kota (ganjil genap). Tapi ini prakondisi menyampaikan pesan peringatan awal kepada semuanya," terang Bima.

ADVERTISEMENT

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa maish tinggi sehingga menimbulkan kerumunan di kawasan perbelanjaan dan kuliner yang terhubung melalui sistem satu arah (SSA). "Jadi sebenarnya kalau warga Kota Bogor memilih mobilitas di wilayah masing-masing, di kecamatan masing-masing, tidak akan sepadat ini. Nikmati yang ada di wilayahnya masing-masing, baik itu perbelanjaan maupun kuliner," kata Susatyo.

Ke depan selain ganjil genap, petugas gabungan dari TNI/Polri, Dishub, Satpol PP juga akan melakukan penyekatan pemudik atau pendatang mulai 6-17 Mei 2021. "Tanggal 6 Mei akan kita mulai sekat untuk batas kota selama 24 jam. Tapi untuk Sabtu Minggu pekan ini hanya 2 jam terkait dengan tingginya mobilitas menjelang buka puasa," pungkasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Catat! Ganjil Genap di Jakarta Hanya Berlaku 3 Hari pada Pekan Depan

Catat! Ganjil Genap di Jakarta Hanya Berlaku 3 Hari pada Pekan Depan

JAKARTA
Polisi Gunakan Kamera Pendeteksi Wajah di Sistem Ganjil Genap

Polisi Gunakan Kamera Pendeteksi Wajah di Sistem Ganjil Genap

NASIONAL
Ganti Pelat Nomor di Area Ganjil Genap, Polisi: Kami Cari Orangnya!

Ganti Pelat Nomor di Area Ganjil Genap, Polisi: Kami Cari Orangnya!

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon