ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bus Wisata Pengangkut Rombongan Arisan Jakarta Terjun Bebas Menimpa Rumah di Citeko

Sabtu, 3 Agustus 2024 | 12:22 WIB
HY
MF
Penulis: Heru Yustanto | Editor: DIN
Diduga akibat tidak hapal jalur, sebuah bus pengangkut wisatawan terjun bebas ke jurang di jalan alternatif Taman Safari Indonesia (TSI) Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 3 Agustus 2024.
Diduga akibat tidak hapal jalur, sebuah bus pengangkut wisatawan terjun bebas ke jurang di jalan alternatif Taman Safari Indonesia (TSI) Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 3 Agustus 2024. (Beritasatu.com/Heru Yustanto)

Bogor, Beritasatu.com - Diduga akibat tidak hapal jalur, sebuah bus pengangkut wisatawan terjun bebas ke jurang di jalan alternatif Taman Safari Indonesia (TSI) Desa  Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sembilan penumpang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Bus pariwisata Radar Kasepuhan dengan nomor polisi DK 7359 AJ terperosok ke dalam jurang setinggi 7 meter di Kampung Citeko Panjang RT 01/03 Desa Citeko Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.

Bus sarat penumpang ini belum bisa dievakuasi karena mobil derek yang datang tak mampu menarik bus dari kedalaman jurang terjal tersebut.

Ketua RT 01/03 Iwan Ruswandi mengungkapkan, kecelakaan bus yang dikemudikan Elton Hendriko (46 tahun) ini terjadi setelah subuh pagi tadi. Bus yang membawa rombongan arisan untuk berwisata di sebuah vila di Desa Citeko ini diduga tidak hapal medan sehingga berjalan lurus di belokan Kampung Citeko Panjang. Akibatnya bus langsung terjun bebas menimpa rumah warga setelah menabrak pembatas jalan.

ADVERTISEMENT

"Jadi bablas saja, ke dalam kena rumah warga kami. Kejadian tadi pagi," ungkap Iwan.

Akibat kejadian ini sembilan penumpang dilaporkan menderita luka ringan dan kini sudah dilarikan ke Rumah Sakit RSPG Gunawan Partowidigdo.

Sementara Kepala Unit Gakkum Polres Bogor Ipda Ferdyan Mulya mengungkapkan evakuasi bus nahas ini mengalami kesulitan karena mobil derek yang didatangkan petugas tak mampu mengangkat badan bus yang terjerembab.

Kondisi medan curam membuat bus harus dievakuasi dengan cara diangkat sementara mobil derek yang datang hanya bisa menarik bus. "Kita menunggu derek yang lebih besar untuk dilakukan evakuasi," ungkap Mulya.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus bus wisata masuk jurang tersebut. Dari informasi sementara sopir bus tidak menguasai medan jalan di jalur alternatif TSI tersebut.

"Kita masih selidiki, informasi awal sopir tidak hapal jalur, pas belokan ke kiri dia lurus. Untung sempat tertahan pembatas jalan," lanjutnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon