8 Gejala Penyakit Rickettsia yang Perlu Diketahui
Kamis, 20 Juni 2024 | 09:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penyakit rickettsia adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari genus Rickettsia dan Orientia. Bakteri ini ditularkan ke manusia melalui gigitan arthropoda yang terinfeksi, seperti kutu, tungau, dan caplak.
Bakteri rickettsia hidup dan berkembang biak di dalam sel inang (arthropoda) dan ditularkan ke manusia melalui gigitan arthropoda yang terinfeksi. Ketika arthropoda menggigit manusia, bakteri rickettsia masuk ke dalam aliran darah dan menginfeksi sel-sel tubuh manusia.
Ada beberapa jenis penyakit rickettsia yang dikenal, termasuk demam berbintik rocky mountain, demam tifoid (typhus), dan tifus endemik. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi serius yang dapat terjadi akibat infeksi ini.
Diagnosis penyakit rickettsia dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes serologis. Pengobatan penyakit rickettsia biasanya dengan antibiotik. Pada beberapa kasus, penyakit rickettsia dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti meningitis, pneumonia, gagal jantung, dan kematian.
Namun, mengetahui gejalanya sejak dini dapat membantu mengatasi penyakit ini lebih cepat. Berikut ini delapan gejala penyakit rickettsia yang dilansir dari Sahealth, Kamis (20/6/2024):
1. Demam
Gejala paling umum dari penyakit rickettsia adalah demam tinggi, biasanya lebih dari 39 derajat celsius. Demam ini sering kali menjadi tanda awal adanya infeksi.
2. Sakit kepala
Penderita penyakit rickettsia sering mengalami sakit kepala yang berkepanjangan, yang dapat berlangsung hingga beberapa hari. Sakit kepala ini biasanya cukup parah dan sulit diatasi dengan obat penghilang rasa sakit biasa.
3. Nyeri otot
Nyeri otot dan pegal-pegal di seluruh tubuh adalah gejala umum lainnya. Nyeri ini bisa dirasakan di berbagai bagian tubuh dan sering membuat penderitanya merasa tidak nyaman.
4. Kelelahan
Kelelahan ekstrem dan kurangnya energi adalah tanda yang sering muncul pada penderita penyakit rickettsia. Kelelahan ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat penderitanya merasa lemah.
5. Muncul ruam
Ruam kulit yang berupa bintik-bintik merah, bintik-bintik, atau bercak sering muncul 2-5 hari setelah gigitan. Ruam biasanya dimulai di batang tubuh dan kemudian menyebar ke lengan dan kaki. Ruam ini bisa menjadi tanda yang jelas dari infeksi rickettsia.
6. Pembengkakan kelenjar getah bening
Kelenjar getah bening di leher, ketiak, dan selangkangan mungkin bengkak dan lunak. Pembengkakan ini merupakan respons tubuh terhadap infeksi dan bisa menyebabkan ketidaknyamanan.
7. Kejang
Kejang, terutama pada anak-anak adalah gejala serius yang bisa muncul pada penyakit rickettsia. Kejang ini menunjukkan infeksi telah memengaruhi sistem saraf dan memerlukan penanganan medis segera.
8. Nyeri pada bagian dada
Nyeri dada dan sesak napas, terutama pada kasus yang parah adalah gejala yang mengindikasikan infeksi telah memengaruhi paru-paru atau jantung. Gejala ini harus ditangani segera karena bisa menjadi tanda komplikasi yang serius.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PSEL di Makassar Dipercepat untuk Atasi Praktik Open Dumping
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Situasi Lebanon Memanas, KSAD Maruli: Prajurit TNI Sudah Paham SOP!




