Antusias Pendaftar Cek Kesehatan Gratis di Kota Kediri Masih Rendah
Rabu, 19 Februari 2025 | 13:23 WIB
Kediri, Beritasatu.com - Antusiasme masyarakat untuk mendaftar program cek kesehatan gratis (CKG) di Kota Kediri, Jawa Timur, masih tergolong rendah. Meskipun program ini sudah berjalan selama sepekan, tetapi rata-rata jumlah pendaftar hanya sekitar 4 hingga 5 orang per puskesmas.
Salah satunya di Puskesmas Mrican, petugas kesehatan hanya menerima peserta cek kesehatan gratis saat masyarakat datang untuk berobat.
"Kami menemukan peserta cek kesehatan gratis saat pasien memeriksakan diri. Pada bulan ulang tahun mereka, kami melakukan pemeriksaan CKG. Namun, untuk masyarakat yang secara khusus datang untuk program CKG ini, jumlahnya masih sangat sedikit," ujar Kepala Puskesmas Mrican Suprih Winarni, kepada media pada Rabu (19/2/2025).
Suprih mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap program CKG masih rendah, serta tidak banyak warga yang datang untuk diperiksa. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa peserta program cek kesehatan gratis tetap ada setiap hari, meskipun jumlahnya terbatas.
"Setiap hari ada, tetapi tidak banyak, biasanya hanya empat hingga lima orang. Kemarin ada lima orang, dua di antaranya bayi, dan tiga orang dewasa," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Moh Fajri Mubasysyir membenarkan antusiasme masyarakat terhadap program CKG masih minim.
Hal tersebut menurutnya juga terjadi hampir di seluruh puskesmas yang melaksanakan program cek kesehatan gratis itu.
Dinas Kesehatan Kota Kediri mencatat, rata-rata peserta program CKG di 37 Puskesmas hanya mencapai sekitar 40 orang per hari. Beberapa faktor, seperti kurangnya kesadaran dan keterbatasan pengetahuan teknologi, diduga menjadi penyebab rendahnya antusiasme masyarakat.
"Namun, kami dari dinas kesehatan, pemerintah, dan kementerian telah melakukan berbagai upaya sosialisasi, baik melalui media sosial maupun televisi," pungkasnya menanggapi rendahnya minat cek kesehatan gratis di Kota Kediri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




