Lion Air Jelaskan Kronologi Ancaman Bom di Penerbangan JT-308
Minggu, 3 Agustus 2025 | 16:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Manajemen Lion Air Grup buka suara memberikan penjelasan terkait insiden ancaman bom yang diserukan salah seorang penumpang pada pesawat dengan nomor penerbangan JT-308 rute Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menuju Bandara Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara pada Sabtu (2/8/2025) malam.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya pada Minggu (3/8/2025) membenarkan, telah terjadi ancaman kedaruratan akibat ulah satu penumpang laki-laki berinisial H yang menyebut ada bom setelah pesawat selesai mundur dari posisi parkir.
Danang menjelaskan, akibat aksi tak bertanggung jawab dari H tersebut, pesawat yang sebenarnya telah siap menuju taxiway harus menjalani return to apron (RTA) yakni prosedur mengembalikan pesawat ke apron untuk pemeriksaan keamanan.
“Karena pernyataan yang disampaikan setelah pintu pesawat ditutup itu dikategorikan sebagai RTA atau prosedur mengembalikan pesawat ke apron untuk pemeriksaan keamanan,” dilansir dari Antara, Minggu (3/8/2025).
Setelah pesawat melakukan RTA, penumpang H diturunkan paksa dari pesawat dan langsung diserahkan ke petugas keamanan bandara, otoritas bandara, (Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS ) dan kepolisian untuk diinvestigasi dan diproses lebih lanjut sesuai aturan hukum yang berlaku.
Selanjutnya, sebanyak 183 penumpang, bagasi, dan barang bawaan diturunkan serta diperiksa ulang oleh petugas keamanan bandara untuk memastikan tidak ditemukan benda mencurigakan atau berbahaya. Kemudian Lion Air menyiapkan pesawat pengganti Boeing 737-900ER registrasi PK-LSW pada hari yang sama.
“Penerbangan JT-308 kemudian diberangkatkan kembali pada hari yang sama, Sabtu (2/8/2025),” tutup Danang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Tiba di Cimahi, Jenazah Mayor Zulmi Disambut Lantunan Doa




