ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Profil Kombes Manang yang Tantang Mega Salsabila Podcast Bahas Oknum

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:30 WIB
MF
MF
Penulis: Muhammad Firman | Editor: MF
Kombes Manang Soebeti.
Kombes Manang Soebeti. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Belakangan sosok Mega Salsabila mencuri perhatian publik setelah menyampaikan kritik pedas terkait maraknya oknum di tubuh kepolisian.

Kritik tersebut justru direspons secara terbuka oleh Kombes Manang Soebeti yang mengajaknya berdiskusi lewat podcast. Interaksi ini memunculkan rasa ingin tahu masyarakat tentang sosok perwira menengah Polri tersebut.

Lantas, siapa sebenarnya Kombes Manang Soebeti dan bagaimana rekam jejak kariernya hingga dikenal luas di media sosial? Berikut ulasan lengkapnya.

Kritik Mega Salsabila dan Respons Terbuka Kombes Manang Soebeti

Komika asal Tangerang, Mega Salsabila, menyampaikan kritik melalui akun Instagram pribadinya. Dalam salah satu video unggahannya, ia memaparkan berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan oknum aparat secara lugas dan tanpa tedeng aling-aling.

ADVERTISEMENT

"Bandar narkoba oknum, judol oknum, pemerkosa oknum, cabul oknum, pemeras oknum, premanisme oknum, pungli oknum, pemakai oknum, bakingan panjahat oknum," ujar Mega Salsabila.

Alih-alih tersinggung, Kombes Manang Soebeti memberikan tanggapan yang berbeda. Ia justru mengapresiasi kritik tersebut dan secara terbuka mengajak Mega Salsabila untuk berdiskusi dalam sebuah podcast.

Ia menyatakan keinginannya untuk hadir langsung dan membahas isu oknum secara menyeluruh. Menurutnya, belum banyak perwakilan kepolisian yang secara terbuka bersedia membicarakan isu tersebut di ruang publik.

"Oke, jadi kepada Mega Salsabila, yuk kita podcast ya, mumpung lagi rame nih bahas tentang oknum. Kapan kita podcast? Undang saya kesana di tempat Mbak Mega, kita podcast membahas tentang para oknum," ungkap Kombes Pol Manang Soebeti.

Ajakan itu langsung mendapat respons singkat tetapi tegas dari Mega Salsabila melalui kolom komentar dengan pernyataan kesediaannya. Interaksi tersebut kemudian dilanjutkan dengan balasan penuh semangat dari Kombes Manang Soebeti, menandai kesiapan keduanya untuk berdialog terbuka.

Berdasarkan informasi terbaru yang dibagikan Kombes Manang, podcast tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026).

Siapa Kombes Manang Soebeti?

Kombes Manang Soebeti lahir pada 29 Juni 1980 dari ibu berdarah Jawa dan ayah asal Minangkabau. Latar belakang keluarga yang beragam ini turut membentuk karakter dan perspektifnya dalam menjalani karier di institusi Polri.

Ia merupakan alumnus SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1998 sebelum melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 2001. Sejak awal, ia dikenal memiliki minat kuat di bidang reserse.

Dalam perjalanan akademiknya, Kombes Manang Soebeti terus mengembangkan kapasitas intelektualnya. Ia meraih gelar S-1 di STIK PTIK Polri pada 2009.

Kemudian, ia melanjutkan studi S-2 di Universitas Airlangga Surabaya dan menyelesaikannya pada 2015. Tidak berhenti di sana, ia mengikuti pendidikan Sespimti Polri pada 2017 sebagai bagian dari jenjang kepemimpinan tingkat tinggi.

Puncaknya, pada 2022 ia berhasil meraih gelar doktor hukum S-3 di Universitas Islam Sultan Agung. Capaian akademik tersebut melengkapi pengalamannya di lapangan sebagai perwira reserse.

Karier Kombes Manang Soebeti dimulai sebagai wakapolsekta Lengkong Polresta Bandung Tengah pada 2005. Setelah itu, ia menempati sejumlah posisi penting di berbagai wilayah dan satuan kerja. Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain:

  • Pama PTIK Lemdiklat Polri 2008.
  • Penyidik pratama I unit III Dit IV narkoba dan KT Bareskrim Polri 2009.
  • Penyidik muda subdit III dit IV narkoba dan KT Bareskrim Polri 2010.
  • Kasatreskrim Polres Mojokerto 2010.
  • Pama Polrestabes Surabaya 2011.
  • Kanitidik satreskrim Polrestabes Surabaya 2011.
  • Panit subdit 1 ditreskrimum Polda Jatim 2012.
  • Kapolsek Sawahan 2012.
  • Kanit 4 subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jatim 2014.
  • Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya 2015.
  • Kanit 3 subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jatim 2016.
  • Kasatreskrim Polresta Sidoarjo 2016.
  • Pamen Polda NTT 2017.
  • Ps kasubdit ditreskrimsus Polda NTT 2017.
  • Kasubdit 3 ditreskrimsus Polda NTT 2018.
  • Kasubdit 4 ditreskrimsus Polda NTT 2019.
  • Kapolres Kapuas Polda Kalimantan Tengah 2020.
  • Kabagdalpers ROSDM Polda Jawa Barat 2022.
  • Dirnarkoba Polda Riau 2023.
  • Dirreskrimum Polda Jambi 2024.

Saat menjabat sebagai Dirnarkoba Polda Riau pada 7 Desember 2023, ia masih berpangkat AKBP. Selanjutnya pada 1 Januari 2024, ia resmi menyandang pangkat komisaris besar polisi dalam upacara korps raport yang dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Selama memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, jajarannya berhasil mengungkap 2.281 kasus narkoba dalam kurun waktu sekitar satu tahun. Capaian tersebut mempertegas pengalamannya dalam penanganan kasus narkotika.

Mutasi ke posisi berikutnya menjadi bagian dari perjalanan barunya untuk berkontribusi pada pengawasan internal Polri. Dengan latar belakang operasional dan akademik yang kuat, ia membawa pengalaman tersebut ke jenjang yang lebih strategis.

Aktif di Media Sosial dan Dekat dengan Publik

Di luar tugas kedinasan, Kombes Manang Soebeti aktif membagikan aktivitasnya melalui akun Instagram @manangsoebeti_official serta TikTok. Ia kerap mempublikasikan kinerja pemberantasan narkoba dan penanganan berbagai kasus kejahatan.

Pada bagian profil media sosialnya, ia mencantumkan ungkapan Latin radix malorum est cupiditas yang berarti akar segala kejahatan adalah keserakahan atau cinta uang merupakan sumber berbagai tindakan jahat. Ungkapan tersebut mencerminkan sikap tegas terhadap praktik penyimpangan.

Interaksinya dengan warganet juga terbilang aktif. Ia dikenal dengan sapaan "Pak Bray" dan kerap merespons komentar masyarakat secara langsung.

Pertemuan gagasan antara Mega Salsabila dan Kombes Manang Soebeti membuka ruang dialog yang menarik mengenai isu oknum di kepolisian. Kritik yang disampaikan secara terbuka mendapat respons dengan ajakan diskusi, bukan penolakan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aniaya Pengunjung Kafe, 2 Polisi Ditangkap!

Aniaya Pengunjung Kafe, 2 Polisi Ditangkap!

SULAWESI SELATAN
Kapolri Minta Maaf dan Janji Tindak Tegas Pelanggaran

Kapolri Minta Maaf dan Janji Tindak Tegas Pelanggaran

NASIONAL
Kasus Mahasiswi Tewas Terungkap, Bripda MS Terlibat Cinta Segitiga

Kasus Mahasiswi Tewas Terungkap, Bripda MS Terlibat Cinta Segitiga

NUSANTARA
Warga Pekalongan Rugi Rp 2,6 M, Diduga Jadi Korban Pungli Masuk Akpol

Warga Pekalongan Rugi Rp 2,6 M, Diduga Jadi Korban Pungli Masuk Akpol

JAWA TENGAH
Putri Apriyani Tewas, Polisi Diduga Pacar Tinggal di Indekos Korban

Putri Apriyani Tewas, Polisi Diduga Pacar Tinggal di Indekos Korban

JAWA BARAT
Kirim Makanan, Kurir Perempuan Malah Dilecehkan Oknum Polisi

Kirim Makanan, Kurir Perempuan Malah Dilecehkan Oknum Polisi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon